Ducks Samai Tawaran Bersejarah untuk Pertahankan Leo Carlsson
Anaheim Ducks resmi menyamai tawaran kontrak bersejarah dari Philadelphia Flyers untuk mempertahankan center muda Leo Carlsson.
Kesepakatan senilai $90 juta selama lima tahun itu menjadikan Carlsson pemain dengan gaji tertinggi dalam sejarah NHL berdasarkan persentase cap.
>>> Mantan Bos PlayStation Store: Harga Game Digital Ditentukan Penerbit, Bukan Sony
Carlsson, yang merupakan pilihan kedua secara keseluruhan pada draft 2023, menandatangani offer sheet dari Flyers pada 3 Juli 2026.
Ducks kemudian memiliki waktu tujuh hari untuk menyamai tawaran tersebut dan akhirnya melakukannya pada 9 Juli 2026.
Manajemen Ducks Tegaskan Komitmen
Manajer Umum Ducks Pat Verbeek menyatakan kebahagiaannya karena Carlsson tetap menjadi bagian dari tim.
Ia menegaskan bahwa Carlsson selalu dianggap sebagai pemain franchise sejak pertama kali bertemu sebelum draft 2023.
Verbeek mengakui bahwa kenaikan batas gaji NHL memaksa tim untuk mengubah strategi negosiasi. "Kami harus melakukan bisnis dengan cara yang berbeda ke depannya," ujarnya.
Pemilik Ducks, Henry dan Susan Samueli, menyatakan dukungan penuh terhadap keputusan menyamai tawaran tersebut. Mereka menilai Verbeek telah menyisakan ruang cap yang cukup untuk mempertahankan Carlsson.
>>> Kolam Refleksi Lincoln Memorial Dikuras Lagi untuk Perbaikan
Carlsson sendiri mengaku tawaran itu terlalu bagus untuk ditolak. Ia juga mendapat dukungan penuh dari rekan setimnya yang memahami keputusan finansial tersebut.
Strategi Agen di Balik Kesepakatan
Agen Matt Keator mengungkapkan bahwa mereka menolak proposal awal dari Ducks karena ingin mempelajari arah pasar.
Mereka khawatir Carlsson akan menyesali kontrak jangka panjang jika batas gaji terus naik.
Keator menyebut struktur kontrak yang unik, hampir seluruhnya berupa bonus tanda tangan, menjadi daya tarik utama.
Ia menganalogikan tawaran itu seperti "tawaran yang tidak bisa ditolak" ala film The Godfather.
>>> Dua Investor Institusi Kurangi Kepemilikan Saham Bank of America
Agen Ryan Keator menambahkan bahwa proyeksi kenaikan batas gaji yang astronomis membuat mereka enggan menerima diskon awal. Keputusan untuk menolak perpanjangan dini sepenuhnya berasal dari pihak pemain.
Update Terbaru
Transjakarta Koridor 'Jalur Langit' Dialihkan Imbas Pembongkaran JPO
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Iran Masih Bisa Kirim 80 Juta Barel Minyak Meski Berperang Lawan AS
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Cek BLT 2026 Pakai NIK, Begini Cara Mengetahui Status Penerima Secara Online
Selasa / 14-07-2026, 19:49 WIB
Jang Wonyoung IVE Bicara soal Hidup di Bawah Sorotan Publik
Selasa / 14-07-2026, 19:44 WIB
Mensos Minta Pelaksanaan MPLS Aman dan Nyaman Tanpa Perpeloncoan
Selasa / 14-07-2026, 19:44 WIB
Antam Siap Serap 100 Persen Produksi Emas dari Smelter Freeport Gresik
Selasa / 14-07-2026, 19:44 WIB
Dilema Lini Tengah Spanyol vs Prancis: Pedri atau Fabian Ruiz?
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Parlemen Inggris Desak Larangan Kartun Rusia Masha and the Bear
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Nintendo Dikabarkan Mulai Kembangkan Switch 2 OLED pada Akhir 2026
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Server The First Descendant Down 15 Juli untuk Update 1.3.34
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Samsung Pertimbangkan Listing Saham di AS Setelah SK Hynix Raup Rp 428 Triliun
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Desain Kamera Belakang Galaxy S27 Ultra Mulai Terungkap
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Vitamin C dan Pilek: Fakta yang Mengejutkan dari Para Ahli
Selasa / 14-07-2026, 19:42 WIB
Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi: Siapa yang Lebih Kaya?
Selasa / 14-07-2026, 19:39 WIB







