Anaheim Ducks resmi menyamai offer sheet bersejarah yang diajukan Philadelphia Flyers kepada center restricted free agent Leo Carlsson pada Kamis, 9 Juli 2026.

Kontrak berdurasi lima tahun senilai $90 juta itu membuat pemain berusia 21 tahun tersebut tetap berseragam Ducks.

>>> NASCAR Bersihkan Mobil Denny Hamlin dan Alex Bowman dari Pelanggaran

Nilai rata-rata per tahun mencapai $18 juta hingga musim 2030-31, menjadikan Carlsson pemain dengan gaji tertinggi di NHL, melampaui Kirill Kaprizov yang menerima $17 juta per tahun.

Kesepakatan tersebut dilaporkan mencakup bonus hampir $40 juta dalam 12 bulan pertama, yang menantang struktur gaji tradisional tim.

Keputusan Mudah bagi Manajemen Ducks

Pemilik Ducks, Henry dan Susan Samueli, menyebut keputusan menyamai offer sheet itu mudah berkat ruang gaji yang dikelola secara cerdas oleh manajer umum Pat Verbeek.

Mereka memiliki ekspektasi tinggi terhadap Carlsson dan yakin ia akan terus berkembang menjadi salah satu center elit liga.

Carlsson mencatat rekor karier dengan 29 gol, 38 assist, dan 67 poin dalam 70 pertandingan pada musim ketiganya bersama Anaheim, memimpin tim dengan rata-rata 0,96 poin per laga.

>>> Tom Hanks Rayakan Ulang Tahun ke-70, Kenang Karier Cemerlang

Verbeek menegaskan bahwa Carlsson telah dipandang sebagai pemain franchise sejak sebelum draft 2023, dan niat tim selalu untuk menyamai tawaran apa pun.

Dengan kontrak Carlsson yang sudah pasti, proyeksi PuckPedia menunjukkan Ducks memiliki sisa ruang gaji di bawah $10 juta untuk menandatangani bintang muda Cutter Gauthier yang belum terikat kontrak.

Manajer umum Columbus Blue Jackets, Don Waddell, mengakui perubahan agresif di pasar restricted free agent setelah fenomena offer sheet ini.

Ia menyebut timnya siap menyamai tawaran apa pun jika ada offer sheet untuk pemain muda seperti Adam Fantilli, rekan sekelas draft Carlsson.

>>> Billie Jean King Kritik Wasit di Semifinal Wimbledon

Dampak finansial juga memaksa Ducks menandatangani defenseman Pavel Mintyukov dengan kontrak lima tahun senilai $7,2 juta per tahun untuk mencegah gangguan dari tim lain.