Sebuah studi baru dari China mengungkapkan bahwa bahan kimia yang biasa ditemukan pada ban mobil mungkin berkontribusi terhadap penyakit Alzheimer.

Bahan kimia tersebut bernama 6PPD-Q, yang terbentuk saat partikel halus ban bereaksi dengan ozon di udara.

>>> Microsoft PHK Veteran Bethesda di Balik Senjata Skyrim dan Fallout 4

Menurut penelitian yang diterbitkan di jurnal Open Medicine, 6PPD-Q dapat menyebabkan stres oksidatif dan peradangan pada sel otak.

Zat ini juga mengurangi kemampuan sel-sel otak untuk berkomunikasi satu sama lain, yang merupakan ciri awal Alzheimer.

Bagaimana 6PPD-Q Masuk ke Tubuh?

Paparan utama terjadi melalui penghirupan debu yang mengandung 6PPD-Q.

Zat ini juga bisa masuk melalui tanaman, tanah, rumput stadion, atau kontak dengan produk daur ulang ban.

Bagi masyarakat di daerah yang sangat bergantung pada kendaraan, seperti Amerika Utara, risiko paparan cukup tinggi.

>>> Jsaux Kukuhkan Rencana Faceplate E-Ink untuk Steam Machine dengan Varian Dot Matrix dan Panel Bergaya Hi-Fi 2000-an

Tim peneliti menggunakan perangkat lunak machine learning untuk memetakan bagaimana 6PPD-Q berikatan dengan gen prediktor Alzheimer.

Hasilnya, zat ini membentuk ikatan kuat dengan tiga dari lima gen tersebut.

Selain berdampak pada manusia, 6PPD-Q juga terbukti mematikan bagi ikan salmon.

Sebuah studi tahun 2022 menyebut zat ini sebagai "bahan kimia beracun tinggi" yang menyebabkan kematian massal ikan salmon coho.

>>> Developer Tolak Klaim Pengembang Bahast soal AI: 'Saya Nganggur tapi Tetap Bikin Aset Manual'

Para ilmuwan masih perlu melakukan uji laboratorium lebih lanjut pada sel manusia untuk menentukan seberapa besar risiko 6PPD-Q terhadap Alzheimer.