Samsung Electronics dikabarkan sedang mempertimbangkan untuk mencatatkan American Depositary Receipts (ADR) di bursa Amerika Serikat.

Langkah ini muncul setelah pesaing utamanya, SK Hynix, sukses mengumpulkan dana sebesar Rp 428 triliun melalui listing ADR di NASDAQ pekan lalu.

>>> Desain Kamera Belakang Galaxy S27 Ultra Mulai Terungkap

Saat ini, saham Samsung Electronics hanya diperdagangkan di Korea Selatan. Perusahaan belum menyediakan instrumen investasi yang mudah diakses oleh investor AS.

Peluang Pasar yang Sulit Diabaikan

Menurut laporan Bloomberg, Samsung berada dalam tahap awal penjajakan untuk menawarkan ADR. Perusahaan disebut telah mengadakan diskusi awal dengan sejumlah bank, namun keputusan final belum diambil.

SK Hynix berhasil meraup dana besar melalui listing ADR, menjadikannya penjualan saham terbesar kedua dalam sejarah AS.

>>> Vitamin C dan Pilek: Fakta yang Mengejutkan dari Para Ahli

Keberhasilan ini menunjukkan tingginya minat investor AS terhadap saham perusahaan semikonduktor Korea.

Samsung sebelumnya pernah mempertimbangkan opsi serupa, tetapi tidak direalisasikan. Kini, dengan kesuksesan SK Hynix, tekanan untuk mengikuti langkah tersebut semakin besar.

>>> Cristiano Ronaldo vs Lionel Messi: Siapa yang Lebih Kaya?

Baik Samsung maupun SK Hynix merupakan pemain utama yang memanfaatkan siklus super memori. Listing ADR memungkinkan mereka mengakses pasar ekuitas AS yang likuid.