Kepadatan arus lalu lintas melanda kawasan Jalan Kapten Tendean, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Selasa (14/7).

Insiden ini dipicu oleh truk pengangkut alat berat yang tersangkut di Jembatan Penyeberangan Orang (JPO).

>>> 65 Merek Siap Ramaikan GIIAS 2026: Ada Merek Mobil Pendatang Baru

Kemacetan panjang terjadi dari arah Pancoran dan kawasan Kantor Transvision menuju arah Blok M.

Dampak dan Penanganan Awal

Truk pengangkut ekskavator masih terparkir tepat di bawah JPO akibat benturan. Tiang penyangga JPO terlihat nyaris roboh karena sudah terpisah dari konstruksi utama jembatan.

Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Mujiyanto mengatakan, proses evakuasi truk baru dapat dilakukan setelah alat berat dari Dinas Bina Marga tiba untuk membongkar bagian JPO yang terdampak.

"Kami menunggu Bina Marga dulu. Alatnya ada, baru nanti setelahnya, baru diangkat (truknya) ya," kata Mujiyanto di lokasi kejadian.

>>> Nikmati Sinar Matahari dengan Aman, Manfaat Kesehatannya Sangat Besar

Seorang warga bernama Anto mengungkapkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa dini hari sekitar pukul 01.00 WIB.

Anto yang berada tak jauh dari lokasi sempat mendengar suara keras saat truk menabrak struktur jembatan.

Rencana Evakuasi dan Pengaturan Lalu Lintas

Sebuah mobil derek kecil milik Dinas Perhubungan telah disiagakan di depan truk untuk keperluan evakuasi.

Petugas kepolisian bersama Dinas Perhubungan saat ini masih berada di lokasi untuk mengatur lalu lintas yang terganggu.

>>> Penjualan Kendaraan Listrik Global Tembus 2 Juta Unit pada Juni 2026

Nantinya kepolisian bakal melakukan rekayasa atau pengalihan arus lalu lintas untuk persiapan proses evakuasi. Hal ini dilakukan untuk mempermudah proses evakuasi.