Xi mengajukan Inisiatif Tata Kelola AI Global pada tahun 2023, sementara WAIC tahun lalu menghasilkan rencana aksi tata kelola AI global dan mengungkap tawaran China untuk mendirikan Organisasi Kerja Sama AI Dunia.

Meningkatnya perhatian politik ini terjadi di tengah performa model AI asal China yang kian diminati dan mulai memperkecil ketertinggalan dari para kompetitornya di Amerika Serikat.

OpenRouter, platform asal AS yang menyalurkan traffic data ke ratusan model AI, melaporkan bahwa model-model besutan China berhasil mengungguli model AI asal AS dalam hal pangsa token.

Misalnya, pangsa pasar DeepSeek melonjak hampir dua kali lipat dari 9 persen di awal tahun menjadi 18 persen pada awal Juni.

>>> Napheesa Collier Kembali Berlatih Penuh Bersama Minnesota Lynx

Sementara itu, AI Index 2026 dari Stanford University menemukan bahwa kesenjangan performa antara model-model unggulan AS dan China sudah menyusut hingga tersisa 2,7 persen per Maret lalu.