Koei Tecmo, pengembang di balik Pokémon Pokopia, terus memperluas tenaga kerjanya. Perusahaan kini memiliki sekitar 3.000 karyawan dan menargetkan 5.000 orang ke depan.

Presiden dan CEO Hisashi Koinuma mengungkapkan hal ini dalam wawancara dengan Famitsu. Ia mengatakan pertumbuhan ini diperlukan untuk mendukung produksi lebih banyak game.

>>> Kamera Nintendo Switch 2 Turun Jadi Rp159 Ribu Setelah Update Star Fox

Ekspansi Tenaga Kerja dan Infrastruktur

Koinuma menjelaskan bahwa jumlah karyawan telah melampaui 2.850 tahun lalu. Setelah menerima 193 lulusan baru di Jepang, totalnya mencapai sekitar 3.000.

Perusahaan juga berinvestasi pada pelatihan internal dan fasilitas baru. Kantor Yokohama Symphostage sudah beroperasi tahun ini dan dapat menampung sekitar 900 karyawan.

Koinuma menambahkan bahwa kantor Kyoto juga hampir penuh. Koei Tecmo telah membangun perumahan dan asrama karyawan untuk meningkatkan kesejahteraan.

Pokémon Pokopia dan Ambisi Masa Depan

Pokémon Pokopia menjadi contoh ambisi Koei Tecmo.

Game ini ditargetkan menjadi spin-off terlaris dan telah terjual lebih dari 4 juta kopi dalam lima minggu pertama.

>>> League of Legends Classic Rilis 29 Juli 2026 dengan Patch Pilihan Pemain

Rekor saat ini dipegang Pokémon Mystery Dungeon: Red Rescue Team dan Blue Rescue Team dengan total 5,85 juta kopi.

Pokémon Pokopia kini mendekati angka tersebut.

Koinuma menegaskan target jangka panjang Koei Tecmo adalah menjadi perusahaan hiburan digital terkemuka dalam laba operasi. Target awalnya masuk 10 besar industri pada 2035.

Perusahaan saat ini mengelola merek seperti Omega Force, Team Ninja, Gust, dan AAA Games Studio.

>>> Tanaman Pot Terbaik untuk Bebaskan Balkon dari Nyamuk

Merek baru bisa dibuat jika ada ide yang tidak cocok dengan tim yang ada.