China menempati peringkat pertama dalam inovasi teknologi ketenagalistrikan dunia dan memiliki kapasitas terpasang energi bersih terbesar di dunia, menurut riset Global Energy Interconnection Development and Cooperation Organization.

China juga masuk lima besar global dalam pengembangan ketenagalistrikan secara keseluruhan.

>>> Ayah Spencer Pratt Coba Padamkan Kebakaran Rumah di Palisades Sebelum Petugas Tiba

Kemajuan ini didukung kebijakan yang kuat.

Sebuah rencana aksi yang dirilis pada Mei lalu menguraikan langkah-langkah spesifik untuk mendorong pemberdayaan timbal balik antara AI dan sektor energi.

Pada 2030, China menargetkan peningkatan signifikan pasokan energi bersih untuk infrastruktur komputasi AI, sekaligus meningkatkan penerapan AI di sektor energi.

Minat Negara Berkembang dan Peluang Manufaktur Bersama

Solusi energi cerdas China juga menarik minat negara-negara berkembang yang ingin memenuhi permintaan listrik yang meningkat sambil mempercepat transisi ke energi terbarukan.

Kiwi Aliwarga dari UMG IdeaLab Indonesia sering berhenti di stan perusahaan energi China untuk menanyakan platform digital, perangkat lunak manajemen energi, dan aplikasi AI.

Aliwarga mengamati penerapan AI di China sangat masif, mulai dari perusahaan, BUMN, hingga lembaga pemerintah.

Dengan ekonomi digital Indonesia yang berkembang pesat dan permintaan listrik rendah karbon yang stabil, teknologi China dinilai cocok untuk tahap transisi energi Indonesia saat ini.

Para peserta juga melihat peluang di luar pertukaran teknologi.

Engr Asad Mahmood, direktur Global Tech Innovation & Consortium Lead ESG Nexus, berharap dapat memperdalam kerja sama dengan mitra China dengan menggabungkan berbagi teknologi dan kolaborasi industri.

Ia tertarik tidak hanya pada impor, tetapi juga pada kemungkinan manufaktur bersama.

Para pakar industri meyakini bahwa seiring teknologi digital mengubah sektor energi, kerja sama internasional diperkirakan akan bergerak melampaui peralatan dan infrastruktur menuju kolaborasi yang didorong inovasi.

>>> Conor McGregor Jalani Operasi Usai Cedera di UFC 329, Bertekad Hindari Dosa

Hu Senlin, wakil presiden Energy Economics Institute China National Offshore Oil Corporation, mengatakan pengalaman China dalam pengembangan energi cerdas menawarkan referensi berharga bagi kerja sama internasional.