Samsung akan menggelar Galaxy Unpacked di London pada 22 Juli. Meski banyak yang fokus pada ponsel lipat baru, perhatian saya tertuju pada sepasang kacamata pintar Android XR.

Bocoran terbaru dari aplikasi internal Galaxy Glasses Manager membeberkan spesifikasi perangkat keras dan perangkat lunak pendampingnya.

>>> Waze Update: Mode Kurang Banyak Bicara dan Fitur Percakapan Baru

Satu detail yang patut dicermati adalah baterai 155mAh.

Kapasitas sekecil itu justru menjadi spesifikasi paling krusial karena menentukan sejauh mana kacamata ini bisa berfungsi sebelum fisika ikut bicara.

50 Gram dan Segala yang Berebut Ruang

Menempatkan komputer di wajah manusia menuntut pengorbanan. Bingkai harus tampak ramping agar laku di pasaran.

Samsung dilaporkan menargetkan bobot sekitar 50 gram untuk model dasar. Sebagai perbandingan, headset Galaxy XR berbobot 545 gram dengan baterai eksternal 302 gram.

Ruang 50 gram tidak menyisakan banyak tempat untuk baterai setelah ditambah chip, kamera, speaker directional, susunan mikrofon, dan lensa fotokromik.

Baterai harus muat di dalam gagang kacamata. Ukuran yang lebih besar berarti bingkai lebih tebal dan beban lebih berat pada pangkal hidung.

Panas juga menjadi masalah. Komputasi berkelanjutan pada perangkat yang dikenakan di wajah harus dibatasi, atau bisa membakar kulit.

Gemini Ingin Rumah yang Hampir Tak Mampu Disediakan Baterai

Samsung dan Google ingin kacamata ini menjadi rumah baru bagi Gemini. Masalahnya, menjalankan asisten suara dengan umpan kamera langsung membutuhkan daya besar.

Selain itu, kacamata harus menyalakan LED privasi di depan agar orang lain tahu saat merekam, seperti yang diharapkan regulator setelah masalah privasi Meta.

Untungnya, chip Qualcomm AR1 cukup efisien sehingga memberi sedikit ruang bernapas.