Polda NTT Tunda Pemeriksaan Empat Terlapor Kasus Intimidasi Dokter Icha
Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menunda pemeriksaan terhadap empat orang yang diduga melakukan intimidasi terhadap Dokter Eliza Princila Utami Pakaenoni atau Dokter Icha.
Pemeriksaan yang semula dijadwalkan pada Senin (13/7) ditunda atas permintaan penasehat hukum para terlapor yang menyatakan sedang berhalangan.
>>> Respons Kritik Tuchel, Kane Janji Inggris Menggila Lawan Argentina
Direktur Reskrimum Polda NTT, Kombes Sigit Haryono, mengatakan pemeriksaan akan digelar pada Selasa (14/7) besok.
Empat terlapor terdiri dari tiga anggota DPRD Timor Tengah Utara (TTU) dan satu ASN dokter hewan.
Mereka adalah Therezius Lazakar (Golkar), Robert Tubani (PKB), Veronika Lake (PDIP), dan MMS, seorang ASN dokter hewan di Dinas Peternakan TTU.
Sigit menjelaskan penyidik dari tim joint investigation telah memeriksa 32 saksi.
Sebanyak 27 saksi diperiksa di Kefamenanu, sementara lima saksi dari keluarga korban diperiksa di Direktorat PPA dan PPO Polda NTT.
Para saksi yang diperiksa di Kefamenanu meliputi tenaga kesehatan di RSUD Kefamenanu, Rumah Sakit Leona, pasien yang menyaksikan dugaan intimidasi, serta pihak-pihak yang mengetahui peristiwa tersebut.
>>> Galaxy XR Resmi Dijual di Inggris, Dapatkan Explorer Pack Gratis
Penyidik juga akan memeriksa sejumlah ahli, seperti psikologi, victimologi kriminologi, dan hukum pidana.
Hasil pemeriksaan para ahli akan menentukan apakah peristiwa pidana terjadi melalui gelar perkara.
Dokter Icha ditemukan tewas diduga bunuh diri di rumahnya di Perumahan RSS Baumata, Kabupaten Kupang, pada Jumat (26/6).
Ia diduga mengalami depresi berat setelah mendapat intimidasi dari tiga anggota DPRD TTU saat menangani pasien gigitan ular di UGD Rumah Sakit Leona Kefamenanu pada 13 Juni 2026.
Pasien yang diselamatkan tersebut disebut masih berkeluarga dengan Therezius Lazakar, salah satu terlapor.
>>> Swiss Murka, Aturan Baru FIFA dan IFAB Picu Kartu Merah Breel Embolo
Jenazah Dokter Icha dimakamkan pada Senin (29/6) dan dihadiri ribuan pelayat. Keluarga kemudian melaporkan dugaan intimidasi ke Polda NTT.
Update Terbaru
Istana Tegaskan Pengunduran Febrie dari Jampidsus Tak Perlu Keppres
Senin / 13-07-2026, 14:38 WIB
Kepala SPPG Tewas di Parkiran Mal Bandung, Diduga Bunuh Diri
Senin / 13-07-2026, 14:37 WIB
Bank Mandiri Catat Laba Rp23,3 Triliun hingga Mei 2026, Tumbuh 18,6%
Senin / 13-07-2026, 14:36 WIB
FIFGROUP Belajar Keberlanjutan dari Pengolahan Gula Aren di Desa Gedepangrango
Senin / 13-07-2026, 14:36 WIB
Pembiayaan Multiguna Capai Rp256,77 Triliun, Jadi Penopang Utama Multifinance
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
Mahfud MD Soroti Kejanggalan Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
PDI Minta Bahlil Diperiksa di Kasus Batu Bara, Bahlil: Ini Ilmu Abuleke?
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
Celine Evangelista Pamer Pasangan Baru, Wajah Pria Ditutupi Stiker
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
BYD Atto 1 Terbaru Siap Meluncur, Lebih Besar dan Bertenaga!
Senin / 13-07-2026, 14:35 WIB
Seventeen Perpanjang Kontrak dengan Pledis untuk Kedua Kalinya
Senin / 13-07-2026, 14:33 WIB
Saudi dan Irak Tolak Wilayahnya Dipakai untuk Perang AS vs Iran
Senin / 13-07-2026, 14:33 WIB
Lautaro Martinez Lolos Sanksi Kartu, Bisa Bela Argentina Vs Inggris
Senin / 13-07-2026, 14:33 WIB
RUU Pra-tayang Musik Berbahaya bagi Remaja Picu Kekhawatiran Sensor
Senin / 13-07-2026, 14:28 WIB
10 Merek Mobil Terlaris Juni 2026: BYD Comeback Geser Mitsubishi
Senin / 13-07-2026, 14:28 WIB







