Sanjay Manjrekar Desak Reformasi IPL Usai Kekalahan India di T20I
Ia berpendapat bahwa mendiagnosis akar penyebab kekalahan di kondisi luar negeri adalah langkah pertama yang penting bagi dewan kriket.
>>> Tiga Saham ASX di Bawah Nilai Wajar: Xero, Lynas, WiseTech
"Hal yang benar adalah mengidentifikasi alasan utama kemunduran India. Alasan utamanya adalah pertandingan T20 ini dimainkan di Irlandia dan Inggris, dalam kondisi luar negeri," jelas Manjrekar.
Manjrekar menunjukkan bahwa skuad saat ini kurang persiapan karena perbedaan mencolok antara lapangan waralaba domestik dan venue internasional.
"Pemukul dan tim kami tidak siap untuk kondisi ini. Mengapa?
Karena para selektor memilih semua pemain berdasarkan performa IPL mereka," jelasnya.
Kritikus juga menyoroti aturan 'Impact Player' yang menurut mantan penjaga gawang Parthiv Patel menghambat perkembangan pemain serba bisa berkualitas dengan memungkinkan tim mengganti pemain spesialis.
"IPL memberikan riasan yang sangat tebal pada pemukul India, semua pemukul. Kondisi batting IPL adalah yang termudah yang pernah saya lihat dalam hidup saya.
Itu menipu," kata Manjrekar.
"Karena itu Anda melihat begitu banyak pemukul di urutan atas melakukan hal-hal gila. Anda tidak benar-benar tahu pemain mana yang akan berhasil ketika ada sesuatu untuk para bowler.
Tidak semudah memukul di atas marmer seperti di IPL."
"Di situlah para selektor perlu cerdas dan memilih orang seperti Shubham Gill, yang akan sukses di Irlandia, Inggris, di mana pun sebagai pemukul T20," tambahnya.
Manjrekar menyimpulkan dengan menuntut pertanggungjawaban dari para administrator yang mengutamakan tontonan komersial dengan skor tinggi di atas pengembangan pemain yang kuat.
"Lebih dalam lagi, pecat mereka yang menasihati BCCI untuk membuat kondisi ramah pemukul agar IPL lebih populer dan lebih layak secara komersial," pungkas Manjrekar.
>>> Christopher Nolan Peringatkan Hollywood soal Risiko AI di Film
Setelah pertandingan T20I, India dijadwalkan memainkan tiga ODI di Inggris sebelum memulai seri T20I tiga pertandingan melawan Zimbabwe pada 23 Juli 2026.
Update Terbaru
Nam Joo-hyuk Kembali ke Layar Kaca Lewat Drama Netflix 'The East Palace'
Senin / 13-07-2026, 15:28 WIB
Argentina Ngotot Pakai Jersey Biru Lawan Inggris, Faktor Klenik?
Senin / 13-07-2026, 15:28 WIB
Presiden Milei Ogah Ikut Merayakan jika Argentina Juara Piala Dunia
Senin / 13-07-2026, 15:28 WIB
Christopher Nolan Sebut Klaim AI Gantikan Kreativitas Manusia Omong Kosong
Senin / 13-07-2026, 15:23 WIB
Mendikdasmen Buka MPLS 2026, Larang Pelonco dan Senioritas
Senin / 13-07-2026, 15:23 WIB
Riset Ungkap Beda Cara Belanja Old Money vs Orang Kaya Baru
Senin / 13-07-2026, 15:23 WIB
Rodri Beri Petuah untuk Lamine Yamal: Harus Main Lebih Santai
Senin / 13-07-2026, 15:22 WIB
5 Buah Kaya Kalium untuk Membantu Menurunkan Tekanan Darah Tinggi
Senin / 13-07-2026, 15:22 WIB
Buah Sukun Diprediksi Jadi Superfood Masa Depan Indonesia
Senin / 13-07-2026, 15:21 WIB
Sam Neill Meninggal Dunia, Sempat Umumkan Bebas Kanker
Senin / 13-07-2026, 15:21 WIB
Parfum Vitalis Apa yang Best Seller? Ini 3 Pilihan Murah tapi Wanginya Gak Murahan
Senin / 13-07-2026, 15:21 WIB
MPLS Pakai Baju Apa? Ini Pakaian yang Harus Dihindari untuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah
Senin / 13-07-2026, 15:21 WIB
Felicya Angelista, Owner Parfum Scarlett yang Sukses Raih Rekor MURI
Senin / 13-07-2026, 15:21 WIB
Mitch McConnell Akhirnya Buka Suara soal Jatuh yang Sebabkan Rawat Inap
Senin / 13-07-2026, 15:18 WIB







