Peris.

ai Cybersecurity bersama RRQ menyelenggarakan Grand Final Cyber Breaker Competition Season 3 pada Sabtu, 11 Juli 2026, di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, fX Sudirman.

>>> Duka Mendalam Menyelimuti Keluarga Denny Caknan: Mertua Sang Pedangdut Tutup Usia Setelah Perjuangan Panjang Melawan Penyakit

Kompetisi ini menggabungkan live hacking battle, edukasi publik, competitive storytelling, dan pengalaman pertandingan ala esports.

CEO & Co-Founder Peris.

ai Cybersecurity, David Samuel mengatakan, pendekatan ini membuat keamanan siber yang kerap dianggap teknis menjadi lebih menarik dan relevan bagi generasi digital.

Cyber Breaker Competition Season 3 mencatat partisipasi 916 peserta atau 458 tim dari berbagai latar belakang, termasuk mahasiswa, komunitas TI, praktisi, dan talenta keamanan siber.

Jumlah tersebut meningkat signifikan dibandingkan Season 1 yang diikuti 137 peserta dan Season 2 dengan 616 peserta.

Menurut David, pertumbuhan ini menunjukkan minat yang tinggi terhadap ruang kompetisi keamanan siber yang legal, terarah, dan relevan dengan kebutuhan industri.

>>> 9 Rekomendasi HP Murah Tapi Bagus Mulai Rp1,5 Jutaan, Layar AMOLED dan 5G

Kompetisi ini juga dikembangkan sebagai bagian dari talent pipeline bagi industri yang membutuhkan sumber daya manusia dengan kompetensi keamanan siber.

Dalam setiap pertandingan, peserta menghadapi kategori tantangan Web, Crypto, Pwn, dan Reverse yang menguji kemampuan teknis, kecepatan analisis, strategi, dan pengambilan keputusan dalam tekanan waktu.

Format live hacking memungkinkan audiens mengikuti pertandingan melalui penjelasan caster, visualisasi data, dan analisis tanpa menampilkan informasi sensitif.

Elemen esports seperti bracket, match format, caster, live audience, stage experience, dan competitive storytelling diadaptasi ke dalam kompetisi ini.

Penyelenggaraan Cyber Breaker Competition Season 3 didukung oleh PT Satria Siber Nusantara sebagai sponsor utama.

David menambahkan, kolaborasi antara Peris.

>>> Viral Kasus Penyekapan dan Penyiksaan oleh Pedagang Galon di Bekasi: Netizen Sebut 'Taufik Hidayat Jilid II', Korban Hampir Tewas di Kosan

ai, RRQ, Satria Siber Nusantara, pemerintah, komunitas, dan berbagai partner menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem keamanan siber yang berkelanjutan.