Riot Games secara resmi memperkenalkan League Classic, mode permainan retro yang membawa pemain League of Legends kembali ke era Season 3 tahun 2013.

Pengumuman tersebut disampaikan pada 11 Juli 2026. Mode ini menghilangkan lebih dari satu dekade perubahan dan pembaruan sistem untuk menampilkan peta Summoner's Rift asli.

>>> Final Wimbledon: Jannik Sinner vs Alexander Zverev Perebutkan Gelar

Sebanyak 60 champion telah dikonfirmasi hadir dengan kemampuan warisan mereka. Sistem progresi dari level 1 hingga 30 juga dikembalikan.

Menurut data yang digali dari games. gg, League Classic akan memiliki antrean Normal, Ranked, dan Co-Op vs. AI sendiri.

Fitur klasik seperti halaman rune dan mastery lama, Influence Points, serta summoner spell yang dihapus seperti Surge dan Revive juga akan tersedia.

Pertandingan Eksibisi dan Reaksi Pemain

Menjelang peluncuran, Riot Games menjadwalkan pertandingan eksibisi League Classic pada Minggu, 12 Juli 2026.

Pertandingan ini akan menampilkan sepuluh pemain esports legendaris yang sudah pensiun, terbagi dalam Tim Baron dan Tim Dragon.

>>> Senator AS Lindsey Graham Meninggal Mendadak di Usia 71

Pertandingan akan dikomentari oleh talent orisinal seperti Phreak dan Sjokz. Antusiasme komunitas masih tinggi, namun pemain profesional memberikan reaksi beragam.

BrokenBlade, top laner G2, mengatakan bahwa banyak orang bersemangat karena nostalgia.

Namun ia secara pribadi meragukan mode ini akan bertahan lama karena League of Legends saat ini sudah berkembang sangat baik.

Pemain lain seperti Dhokla dari LYON mengingat aspek gameplay awal yang tidak seimbang. Ia menyebut champion seperti LeBlanc dan Kassadin sangat kuat, serta kombo Alistar yang mematikan.

>>> Di Tengah Perang, Pembuat Anggur Ukraina Terus Merawat Harapan

Riot Games mengumumkan bahwa detail lengkap mengenai era spesifik dan tanggal peluncuran mode ini akan dirilis bulan depan.