Di Kuwait, tentara Iran meluncurkan drone pengintai terhadap aset militer AS, termasuk sistem pertahanan udara Patriot.

Di Bahrain, markas Armada ke-5 AS, Iran mengklaim telah menargetkan sistem komunikasi dan instalasi radar milik pasukan AS.

Qatar dan Kuwait melaporkan telah mencegat serangan udara pada Minggu pagi waktu setempat. Di Bahrain, sirene berbunyi dan pejabat memperingatkan warga untuk segera menuju lokasi aman.

Di Yordania, IRGC mengklaim telah menghancurkan infrastruktur militer termasuk hanggar penyimpanan drone di Pangkalan Udara Pangeran Hassan.

Perang terbaru ini dipicu oleh insiden pada Sabtu (11/7) ketika IRGC Iran menembak kapal kontainer berbendera Siprus di Selat Hormuz dengan alasan pelanggaran rute yang sudah disepakati.

>>> Dibongkar Sahabat Dekat, Ini Sosok Suami Baru Celine Evangelista: Religius, Tertutup, dan Percaya Ain

Kejadian itu memicu AS untuk menyerang Iran pada Minggu dini hari waktu Teheran.