Ditjen Minerba juga terus memperkuat koordinasi dengan PLN Energi Primer Indonesia (EPI) serta badan usaha pertambangan guna memastikan pasokan batu bara tiba sesuai jadwal, memenuhi volume yang dibutuhkan, dan sesuai dengan spesifikasi pembangkit.

"Pemerintah terus memastikan agar kebutuhan batu bara PLN pada semester II 2026 dapat dipenuhi sesuai jadwal dan spesifikasi pembangkit.

Untuk itu, koordinasi dan percepatan penyelesaian kontrak perlu terus dilakukan," tegas Tri.

>>> Alasan Gol Kontroversial Bellingham ke Gawang Norwegia Tidak Dianulir

Melalui pengawasan yang lebih intensif terhadap pelaksanaan DMO serta percepatan penyelesaian kontrak, Kementerian ESDM menegaskan komitmennya menjaga keandalan pasokan batu bara bagi sektor ketenagalistrikan nasional sekaligus memastikan kewajiban pemenuhan kebutuhan batu bara dalam negeri berjalan secara konsisten dan terukur.