Qin Zhiyong, mahasiswa Politeknik Vokasi Logistik Guangxi, mengaku terjebak selama tiga hari dua malam dan hanya bertahan dengan makanan kering.

"Saat melihat penyelamat datang, rasanya seperti melihat cahaya menuju rumah," ujar Qin.

Dengan kapasitas angkut besar, tim penyelamat mengevakuasi sekitar enam ribu pelajar dalam waktu kurang dari 20 jam operasi aktif.

Dekan Kemahasiswaan Politeknik Vokasi Logistik Guangxi, Lin Feng, mengatakan evakuasi dimulai lagi pukul 6 pagi begitu hari terang karena melakukannya dalam gelap terlalu berbahaya.

>>> Amazon India Catat Prime Day Tercepat dengan Lonjakan Permintaan dari Kota Tier 2 dan 3

Lin menyampaikan rasa terima kasih kepada tim penyelamat atas kerja keras mereka. Para pelajar yang dievakuasi turun dari jembatan apung dalam kondisi lelah namun selamat.