Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis, 9 Juli 2026, di wilayah Soloraya, Jawa Tengah.

Ia ditangkap bersama empat orang lainnya terkait dugaan korupsi pemerasan. KPK belum mengungkap detail perkara tersebut.

>>> KPop Demon Hunters Sing-Along di Jakarta: Ini Isi Acaranya

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan perkara ini terkait dugaan pemerasan oleh bupati kepada para perangkat daerah di Kabupaten Sukoharjo.

Saat ini Etik telah dibawa ke gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukumnya.

Kemenangan Melawan Kotak Kosong

Etik Suryani terpilih sebagai bupati untuk periode keduanya setelah melawan kotak kosong di Pilkada 2024.

Ia mengantongi 319.923 suara atau 66,76 persen dari total suara sah. Sementara kotak kosong hanya memperoleh 159.256 suara atau 33,24 persen.

>>> Polisi Beberkan Barang Bukti Tiga Kasus Korupsi, Termasuk Emas 74 Kg

Etik yang merupakan kader PDIP berpasangan dengan Eko Sapto Purnomo dari Gerindra.

Keduanya didukung 12 partai, termasuk PDIP, Gerindra, PKB, Golkar, NasDem, PAN, PKS, Demokrat, Partai Buruh, PSI, PBB, dan Perindo.

Ini adalah periode kedua Etik sebagai bupati. Pada periode pertama, ia didampingi Agus Santosa yang berlatar belakang ASN.

>>> Apa Itu BBM Baru Biodiesel B50? Ini Penjelasan Lengkapnya

Etik merupakan istri dari Bupati Sukoharjo sebelumnya, Wardoyo Wijaya, yang menjabat dua periode pada 2010-2015 dan 2016-2021.