Mantan bintang sepak bola Brasil, Ronaldo Nazario, mengungkapkan sisi gelap kehidupannya setelah pensiun. Ia mengaku sempat mengalami depresi berat dan berat badan naik drastis.

Pengakuan itu disampaikan Ronaldo dalam podcast Futebol Legends Talks. Ia menceritakan masa sulit setelah memutuskan gantung sepatu pada 2011 di usia 34 tahun.

>>> Alasan Orang Barat Cebok Pakai Tisu, Bukan Air

“Ketika Anda memutuskan berhenti bermain, rasanya seperti kehilangan seseorang yang sangat dekat,” ujar Ronaldo. Ia menggambarkan masa transisi tersebut sebagai periode yang sangat menyakitkan.

Kehilangan rutinitas dan gairah bermain menjadi pukulan terbesar bagi Ronaldo. Ia merasa hampa karena tidak lagi berada di lapangan, sesuatu yang selama ini menjadi bagian utama hidupnya.

“Saya mengalami depresi berat dan berat badan saya naik drastis. Sangat sulit meninggalkan sepak bola,” katanya.

>>> Norwegia vs Inggris: Bek Premier League Diuji Jinakkan Haaland

Dampak emosional dari penghentian karier profesional itu membuat perubahan fisik signifikan.

Meski demikian, Ronaldo tetap menjaga keterlibatan di dunia sepak bola setelah pensiun. Kini ia dikenal sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah sepak bola Brasil dan Piala Dunia.

>>> Menlu Sugiono Temui Menlu Iran di Mashdad, Bahas Penguatan Kerja Sama

Pengakuan ini menjadi pengingat bahwa kehidupan setelah karier profesional tidak selalu mudah, bahkan bagi seorang legenda.