Mantan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei akhirnya dimakamkan pada Kamis (9/7) setelah menjalani prosesi upacara selama sepekan terakhir.

Pemakaman berlangsung di tengah gempuran serangan baru Amerika Serikat.

>>> Rekor Prancis usai ke Semifinal Piala Dunia, Selalu Lolos ke Final

Stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan Khamenei dimakamkan pada Jumat di kota kelahirannya, Mashhad. Prosesi tersebut berlangsung tanpa dihadiri putra sekaligus penerusnya, Mojtaba Khamenei.

"Jenazah pemimpin syahid Revolusi Islam dimakamkan di aula memorial Kompleks Makam Imam Reza," lapor IRIB.

Dalam suasana riuh di tengah ribuan pelayat, peti mati jenazah Khamenei dibawa ke dalam makam di kompleks tersebut.

Serangan Baru AS

Pemakaman ini berlangsung di hari kedua serangan baru AS ke Iran. Washington menyerang kembali Teheran pada Selasa (7/7) setelah tiga kapal komersial di Selat Hormuz diserang Iran.

>>> IHSG Diproyeksi Menguat pada Perdagangan Jumat

Serangan pada Rabu (8/7) diluncurkan buntut gempuran Iran terhadap pangkalan militer AS di Kuwait dan Bahrain.

Menurut media pemerintah Iran, serangan baru AS ini telah menewaskan 17 orang.

Salah satu target serangan AS adalah jalur kereta api antara Teheran dan Mashhad, tempat pemakaman Khamenei diadakan. Serangan AS juga menghantam perimeter pembangkit listrik tenaga nuklir Iran.

>>> Casio Luncurkan Lima Jam Tangan Otomatis Edifice EFK-200 di AS

Khamenei tewas dalam hari pertama serangan gabungan AS-Israel pada 28 Februari lalu. Prosesi pemakamannya digelar pada 3-9 Juli di berbagai lokasi, termasuk Irak.