Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tengah mempertimbangkan untuk menambah kategori penerima manfaat transportasi umum gratis. Hal ini disampaikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta Pusat, Kamis (9/7).

Penambahan golongan tersebut direncanakan seiring dengan rencana kenaikan tarif Transjakarta dan Transjabodetabek.

>>> Dokter Tifa: Dakwaan Jaksa di Kasus Ijazah Jokowi Ancam Demokrasi

Pramono mengatakan pihaknya masih menghitung kelompok mana yang akan mendapatkan tambahan subsidi di luar 15 golongan yang sudah ditetapkan.

“Kalau nanti akan ada penyesuaian harga, maka pasti ada golongan yang akan terkena.

Kami sedang menghitung kelompok mana yang mungkin kita akan berikan tambahan di luar yang 15 yang sudah kita putuskan,” ujar Pramono.

Pembahasan Tarif Masuk Tahap Akhir

Pramono mengungkapkan pembahasan rencana kenaikan tarif bersama DPRD DKI Jakarta sudah memasuki tahap akhir.

>>> Ramalan Zodiak 10 Juli: Aries Jangan Emosi, Gemini Hindari Spekulasi

Sebelumnya, ia menyebut Pemprov dan DPRD akan menghitung ulang subsidi tarif Transjakarta dan Transjabodetabek sebelum menentukan tarif final.

Usulan dari Dewan Transportasi Kota Jakarta (DTKJ) terkait tarif juga sudah diterima dan akan dipelajari. “Laporan DTKJ sudah masuk kepada kami.

Kami sedang mempelajari itu. Dalam minggu-minggu depan ini, kami segera menghitung kembali,” kata Pramono.

Menurutnya, keputusan mengenai kenaikan tarif menjadi prioritas karena harus mempertimbangkan besaran subsidi. Pramono memastikan dirinya bersama Wakil Gubernur Rano Karno akan mempertimbangkan tarif dengan sebaik-baiknya demi kepentingan masyarakat.

>>> Anak Kanye West Banyak Tindik di Usia 13 Tahun, Dokter Peringatkan Risikonya

Ia juga meminta agar 15 golongan gratis pengguna Transjakarta terus digalakkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat luas.