Timnas Prancis menjadi sorotan dalam Piala Dunia 2026, bukan hanya karena performa di lapangan, tetapi juga terkait keputusan wasit.

Sebuah statistik yang dikutip dari RMC Sport menunjukkan Les Bleus menjadi tim yang paling keras dihukum dibandingkan kontestan perempat final lainnya.

>>> Produksi Motor Honda di Indonesia Tembus 100 Juta Unit

Data tersebut mengungkap rasio kartu kuning terhadap jumlah pelanggaran.

Prancis menerima satu kartu kuning setiap 12,3 pelanggaran, sementara lawan mereka baru mendapat kartu setelah rata-rata 22,5 pelanggaran.

Perbedaan ini semakin terasa saat Prancis menghadapi Paraguay di babak 16 besar.

Dalam laga tersebut, Paraguay melakukan 13 pelanggaran tanpa satu pun kartu kuning, sementara Prancis sudah diganjar tiga kartu dari 11 pelanggaran.

Perbandingan dengan Tim Lain

Situasi ini memicu reaksi dari publik dan pendukung Prancis. Banyak yang menilai wasit terlalu permisif terhadap permainan keras lawan, namun lebih tegas saat menghukum Prancis.

>>> Rachmat Gobel, Pendiri Panasonic Gobel dan Mantan Mendag, Tutup Usia

Jika dibandingkan dengan tim lain, Prancis berada di posisi paling dirugikan dengan selisih minus 10,2 dalam rasio kartu.

Inggris menjadi satu-satunya tim lain yang juga mencatat selisih negatif, meski tidak sebesar Prancis.

Sebaliknya, Argentina dan Spanyol justru dianggap lebih diuntungkan.

Kedua tim ini bisa melakukan lebih banyak pelanggaran tanpa cepat mendapatkan kartu, sementara lawan mereka relatif mudah dihukum.

>>> Sidang Praperadilan Roy Suryo Digelar Hari Ini

Argentina, misalnya, baru menerima kartu kuning setiap 19,7 pelanggaran. Namun lawan mereka sudah mendapat kartu hanya dalam rata-rata 5,4 pelanggaran.