Conor McGregor Hadapi Tuduhan Penggunaan Steroid Jelang UFC 329
Bintang UFC Conor McGregor menghadapi tuduhan serius terkait penggunaan steroid anabolik dan hormon pertumbuhan manusia (HGH) setelah cedera kakinya sembuh, menurut laporan New York Times yang terbit pada 8 Juli 2026.
Laporan tersebut muncul menjelang pertarungan utama UFC 329 yang dijadwalkan berlangsung Sabtu ini di T-Mobile Arena, Las Vegas, di mana McGregor akan menghadapi Max Holloway.
>>> Pemutihan Pajak Kendaraan Jakarta Masih Berlaku Sampai Agustus
Petarung berusia 37 tahun itu mengalami patah tulang tibia dan fibula saat bertarung melawan Dustin Poirier pada Juli 2021.
Ia kemudian keluar dari program pengujian anti-doping resmi selama lebih dari dua tahun.
Sumber menyebutkan bahwa ofisial UFC mengetahui McGregor tetap menggunakan zat terlarang karena ia menyukai peningkatan energi dan sensasi fisik yang diberikan.
Kekhawatiran Medis dan Hukum
Para ahli medis dan hukum menyoroti risiko penggunaan senyawa tersebut dalam jangka panjang.
Profesor Keith Baar dari University of California, Davis memperingatkan bahwa zat ini dapat memperbesar organ dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular serta kanker.
Resep HGH untuk patah tulang tidak diizinkan berdasarkan peraturan federal, dan penggunaannya di luar indikasi medis dapat dianggap sebagai pelanggaran hukum.
>>> Polisi Sita Emas 74 Kg dan Uang Rp476 M dari Rumah di Sentul
Jurnalis investigasi Michael S.
Schmidt menyatakan di media sosial bahwa McGregor melanjutkan penggunaan HGH dan steroid anabolik setelah kakinya sembuh karena ia menyukai efek yang ditimbulkan.
Manajemen McGregor dan UFC membantah keras tuduhan tersebut. Mereka menekankan catatan bersih petarung sejak kembali ke program pengujian pada Oktober 2023.
UFC mengonfirmasi bahwa McGregor telah memberikan 32 sampel negatif dalam 22 tes terpisah selama dua tahun terakhir, meskipun ia sebelumnya menjalani skorsing 18 bulan karena masalah ketersediaan yang berakhir pada Maret 2026.
Manajer McGregor, Audie Attar, menyebut laporan tersebut sebagai "hit job" yang sengaja dirilis untuk mengganggu kembalinya petarung ke oktagon.
>>> IHSG Diramal Lanjut Menguat Hari Ini, Cermati Level Support dan Resistance
Attar juga mengapresiasi dukungan UFC, termasuk Hunter Campbell, yang bersikap tegas terhadap tuduhan doping tersebut.
Update Terbaru
Brooke Shields Kecam Kreator South Park soal Sengketa Buruh Restoran
Kamis / 09-07-2026, 09:00 WIB
Chicago Cubs Kalahkan Baltimore Orioles Berkat Penampilan Gemilang Matthew Boyd
Kamis / 09-07-2026, 09:00 WIB
Blake Lively Klaim Biaya Hukum Rp128 M, Justin Baldoni Beri Respons
Kamis / 09-07-2026, 08:59 WIB
AppleTV Thriller Maximum Pleasure Guaranteed Tayangkan Episode Kedua Terakhir
Kamis / 09-07-2026, 08:59 WIB
Cardinals Tunjuk McGreevy Hentikan Laju Kemenangan Brewers
Kamis / 09-07-2026, 08:58 WIB
Rupiah di Rp18 Ribu: Analis Proyeksi Volatil hingga Akhir Tahun
Kamis / 09-07-2026, 08:49 WIB
Polisi Buru Terduga Pembunuh Sekdin Bangkalan ke Sejumlah Daerah
Kamis / 09-07-2026, 08:49 WIB
Momen Prancis Hajar Maroko 2-0 di Piala Dunia
Kamis / 09-07-2026, 08:49 WIB
3 Efek Serius Jam Tidur Berantakan yang Tak Boleh Diabaikan
Kamis / 09-07-2026, 08:49 WIB
Alasan Aneh AS Serang Iran Lagi, Disebut Tanpa Tunggu Klarifikasi
Kamis / 09-07-2026, 08:49 WIB
Anomali Harga Mobil Listrik Baru di Jepang Cuma Rp60 Jutaan
Kamis / 09-07-2026, 08:48 WIB
OJK Dukung Perpanjangan Tenor SAL untuk Ekspansi Kredit
Kamis / 09-07-2026, 08:48 WIB
Kortas Tipidkor Sita Rp67,2 Miliar dan Emas 74 Kg dari Penggeledahan di Cipete dan Sentul
Kamis / 09-07-2026, 08:48 WIB
Strategi Percepatan Pemulihan Sawah di Aceh Timur untuk 1.500 Petani
Kamis / 09-07-2026, 08:43 WIB







