NOAA menyatakan bahwa kendaraan itu bertuliskan "SHIP SERVICE ___ NAVY" di bagian plat depannya.

Baris bawahnya tidak terbaca, tetapi NOAA menduga bisa bertuliskan "CV-5 NAVY" atau "US NAVY".

Ini mendukung gagasan bahwa mobil tersebut menjalankan fungsi resmi kapal atau Angkatan Laut, bukan sekadar kenang-kenangan pribadi.

>>> Veteran Microsoft 37 Tahun yang Pimpin Program Backward Compatibility Xbox Kena PHK

Ford memulai produksi massal Woody pada 1929, dan berhenti memproduksi mobil sipil pada awal 1942 saat industri AS beralih ke manufaktur perang.

Keberadaan mobil ini menjadi jembatan kecil antara kehidupan Amerika biasa dan perang total.

Teori utama menyebutkan bahwa mobil ini mungkin milik Galangan Kapal Angkatan Laut Pearl Harbor dan dibawa ke kapal saat Yorktown menjalani perbaikan cepat setelah Pertempuran Laut Karang.

Mobil itu mungkin tetap berada di kapal saat kapal berlayar lagi.

Pertanyaan lain: mengapa mobil tidak dibuang saat kapal berjuang untuk bertahan? NOAA mencatat bahwa peralatan lain, termasuk senjata anti-pesawat dan pesawat, dibuang untuk memperbaiki kemiringan kapal.

USS Yorktown adalah salah satu kapal induk Amerika terpenting di awal perang Pasifik.

Kapal itu tenggelam pada 7 Juni 1942, setelah terkena torpedo dari kapal selam Jepang I-168 saat upaya penyelamatan.

Penemuan ini memberikan bobot emosional yang tidak akan dimiliki mobil di tempat parkir museum.

Di dalam hangar dek, mobil itu bukan sekadar Ford, tetapi bagian dari kapsul waktu yang sama dengan pesawat, senjata, dan jejak pribadi yang tertinggal saat kapal tenggelam.

Selain mobil, penyelaman April 2025 juga mendokumentasikan mural lukisan tangan berukuran 42 x 12 kaki di poros elevator No. 2, serta setidaknya tiga pesawat pengebom SBD Dauntless di hangar dek.

Salah satu pesawat terlihat terbalik dengan bom 500 pon masih terpasang.

Bangkai kapal juga menjadi habitat laut dalam, dengan hewan seperti cacing tabung, anemon, dan ubur-ubur merah yang mungkin merupakan spesies baru.

>>> Arizona Cardinals Dikaitkan dengan Baker Mayfield di Tengah Kebuntuan Kontrak

USS Yorktown kini dikelola sebagai situs yang dilindungi.