Selain itu, kawasan stasiun juga dirancang memiliki area ritel, kuliner, lounge, hotel, ruang pertemuan, rooftop park, serta fasilitas publik lainnya.

Di dalam desain tersebut juga disiapkan ruang bagi layanan Commuter Line di masa mendatang melalui peron KRL, concourse khusus, serta intermoda hub di area lower ground yang menghubungkan berbagai moda transportasi.

"Stasiun yang baik itu membuat pelanggan mudah.

>>> Guehi Akui Inggris Tak Bisa Hentikan Haaland Sepenuhnya

Mereka tahu masuk dari mana, menunggu di mana, berpindah moda ke mana, dan melanjutkan perjalanan lewat akses apa.

Itu yang sedang kami tata di Gambir," kata Bobby.

Ia menambahkan pengembangan Stasiun Gambir juga menjadi bagian dari penataan kawasan Monas sebagai ruang publik nasional.

"Monas adalah ruang publik yang sangat penting bagi masyarakat. Gambir berada tepat di dekat kawasan itu.

Maka Gambir harus menjadi teras yang baik bagi orang yang datang, berangkat, berpindah moda, dan menikmati pusat Jakarta," ujarnya.

Selain meningkatkan layanan, KAI juga ingin mengoptimalkan pemanfaatan aset stasiun melalui pengembangan bisnis di luar penjualan tiket atau non-farebox revenue.

Saat ini sekitar 96 persen pendapatan KAI masih berasal dari layanan kereta api, sedangkan kontribusi pendapatan non-tiket baru sekitar 4 persen.

"Operasi tetap menjadi inti, tetapi aset stasiun juga harus bekerja lebih produktif agar manfaatnya kembali kepada layanan dan masyarakat," kata Bobby.

Ia mengatakan banyak aset KAI yang masih belum dimanfaatkan secara optimal.

Karena itu, pengembangan kawasan seperti Gambir diarahkan tidak hanya meningkatkan kualitas layanan transportasi, tetapi juga menghadirkan ruang komersial dan aktivitas ekonomi baru di pusat Jakarta.

Saat ini Stasiun Gambir telah memiliki 132 titik komersial yang terdiri atas area kuliner, kedai kopi, minimarket, toko ritel, lounge, hotel transit, ATM, hingga layanan pendukung perjalanan.

>>> Obsesi Cape Verde ke Messi dan Sejarah Masyarakat Negara Ini Terbentuk

Ke depan, KAI memperkirakan pengembangan kawasan tersebut dapat membuka ratusan unit usaha baru serta menciptakan sekitar 500 hingga 1.000 lapangan kerja langsung dan pendukung, bergantung pada desain akhir dan tahapan pembangunan.