Pengamat politik Adi Prayitno menilai Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan kesulitan menggeser dominasi PDI Perjuangan (PDIP) di Jawa Tengah.

PDIP telah mengakar kuat selama puluhan tahun di provinsi tersebut.

>>> Xiaomi Siap Rilis HyperOS 3.3 Beta Berbasis Android 17 Pekan Depan

Meskipun calon presiden Ganjar Pranowo kalah di Pilpres 2024 dan calon gubernur Andika Perkasa tumbang di Pilkada Jateng 2024, PDIP tetap perkasa.

Partai banteng itu unggul dalam pemilihan legislatif (Pileg), baik di tingkat nasional maupun Jawa Tengah.

"Tapi sekali lagi, kalau bicara tentang Pileg secara umum, baik pileg nasional ataupun DPRD, itu kekuatan politik PDIP nyaris tidak pernah terkalahkan dan tidak pernah tertandingi," ungkap Adi dalam kanal YouTube Adi Prayitno Official, dikutip Rabu (8/7).

Hasil Pileg DPRD Jawa Tengah 2024 menunjukkan PDIP masih menjadi juara dengan meraih 33 kursi. Sementara PSI hanya mampu mengantongi dua kursi dan berada di posisi buncit.

Begitu pula di Pilkada, meski Andika kalah, akumulasi kepala daerah di kabupaten/kota tetap didominasi PDIP. Mereka mengalahkan calon dari partai lain.

>>> 5 Fakta Drakor Netflix The East Palace, Nam Joo Hyuk Terima Naskah Saat Wamil

PSI Ingin Jadikan Jateng 'Kandang Gajah'

Sebelumnya, PSI memastikan akan menjadikan Jawa Tengah sebagai 'kandang gajah' untuk menyambut safari politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).

Selama ini, Jateng dikenal sebagai 'kandang banteng' karena basis suara terbesar PDIP.

Di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, PSI menggaungkan simbol gajah sebagai identitas partai.

Ketua DPW PSI Jawa Tengah, Antonius Yogo, mengatakan pihaknya menunggu jadwal dari Presiden Jokowi untuk turun ke Jawa Tengah.

"Kami segera menunggu jadwal dari Bapak untuk tanggalnya.

>>> Strava Pastikan Harga Paket Premium Tidak Naik Meski Kena PPN 11 Persen

Yang jelas, tugas kami hari ini mempersiapkan untuk Bapak turun, untuk Bapak keliling Jawa Tengah, memastikan bahwa Jawa Tengah benar-benar sebagai 'kandang gajah'," kata Antonius, Sabtu (4/7/2026).