Mars modern memang dingin, kering, dan terkena radiasi keras. Namun, bukti geologis menunjukkan bahwa miliaran tahun lalu, planet itu memiliki air mengalir, lembah sungai, dan danau.

Sebuah studi baru dari para peneliti yang berfokus pada mikroba hipotetis menimbulkan kemungkinan menarik: jika kehidupan pernah muncul di Mars awal, kehidupan itu mungkin telah membuat planet tersebut tidak dapat dihuni.

>>> Cara Mengatasi Jet Lag dengan Paparan Cahaya yang Tepat

Skenario Mikroba di Mars Purba

Studi ini tidak mengklaim bahwa kehidupan pernah ada di Mars.

Sebaliknya, studi ini mengajukan pertanyaan yang lebih sempit: jika mikroba mirip Bumi muncul di Mars awal, dapatkah mereka bertahan hidup, dan bagaimana pengaruhnya terhadap planet?

Para peneliti berfokus pada metanogen hidrogenotrofik, sejenis mikroorganisme yang menggunakan hidrogen dan karbon dioksida sebagai sumber energi dan karbon, menghasilkan metana sebagai produk limbah.

Mars awal mungkin memiliki cukup hidrogen dan karbon dioksida di atmosfernya untuk mendukung metabolisme semacam ini.

Menurut model, organisme semacam itu bisa hidup di bawah permukaan, di lapisan atas kerak Mars.

Bagaimana Kehidupan Bisa Mendinginkan Planet

Dalam model tersebut, mikroba hipotetis ini tidak membuat Mars lebih nyaman. Mereka melakukan yang sebaliknya.

Dengan mengonsumsi hidrogen dari atmosfer dan menghasilkan metana, mikroba akan mengubah keseimbangan gas rumah kaca di planet ini.

Di Mars awal, hidrogen yang bercampur dengan karbon dioksida mungkin membantu memerangkap panas.

Menghilangkan hidrogen itu karena itu bisa melemahkan efek rumah kaca. Model tersebut menunjukkan bahwa umpan balik biologis ini mungkin telah memicu peristiwa pendinginan global.

Saat iklim mendingin, permukaan akan menjadi semakin dingin dan tidak ramah.