Mikroba Kuno Mungkin Membuat Mars Tidak Layak Huni, Studi Baru Mengungkap

Mars modern memang dingin, kering, dan terkena radiasi keras. Namun, bukti geologis menunjukkan bahwa miliaran tahun lalu, planet itu memiliki air mengalir, lembah sungai, dan danau.
Sebuah studi baru dari para peneliti yang berfokus pada mikroba hipotetis menimbulkan kemungkinan menarik: jika kehidupan pernah muncul di Mars awal, kehidupan itu mungkin telah membuat planet tersebut tidak dapat dihuni.
>>> Cara Mengatasi Jet Lag dengan Paparan Cahaya yang Tepat
Skenario Mikroba di Mars Purba
Studi ini tidak mengklaim bahwa kehidupan pernah ada di Mars.
Sebaliknya, studi ini mengajukan pertanyaan yang lebih sempit: jika mikroba mirip Bumi muncul di Mars awal, dapatkah mereka bertahan hidup, dan bagaimana pengaruhnya terhadap planet?
Para peneliti berfokus pada metanogen hidrogenotrofik, sejenis mikroorganisme yang menggunakan hidrogen dan karbon dioksida sebagai sumber energi dan karbon, menghasilkan metana sebagai produk limbah.
Mars awal mungkin memiliki cukup hidrogen dan karbon dioksida di atmosfernya untuk mendukung metabolisme semacam ini.
Menurut model, organisme semacam itu bisa hidup di bawah permukaan, di lapisan atas kerak Mars.
Bagaimana Kehidupan Bisa Mendinginkan Planet
Dalam model tersebut, mikroba hipotetis ini tidak membuat Mars lebih nyaman. Mereka melakukan yang sebaliknya.
Dengan mengonsumsi hidrogen dari atmosfer dan menghasilkan metana, mikroba akan mengubah keseimbangan gas rumah kaca di planet ini.
Di Mars awal, hidrogen yang bercampur dengan karbon dioksida mungkin membantu memerangkap panas.
Menghilangkan hidrogen itu karena itu bisa melemahkan efek rumah kaca. Model tersebut menunjukkan bahwa umpan balik biologis ini mungkin telah memicu peristiwa pendinginan global.
Saat iklim mendingin, permukaan akan menjadi semakin dingin dan tidak ramah.
Update Terbaru
Pagani Huayra 70 Derecho: Roadster V12 Manual untuk Rayakan 70 Tahun Horacio
Rabu / 08-07-2026, 04:35 WIB
Toyota Nilai PHEV Belum Siap untuk Truk Berat Seperti Hilux
Rabu / 08-07-2026, 04:33 WIB
2 Momen Kontroversial Saat Argentina Menang Dramatis atas Mesir
Rabu / 08-07-2026, 04:33 WIB
Maruarar Yakin KUR Perumahan Bunga 0,5 Persen Mampu Kalahkan Rentenir
Rabu / 08-07-2026, 04:33 WIB
Swiss vs Kolombia Imbang Tanpa Gol di Babak Pertama Piala Dunia 2026
Rabu / 08-07-2026, 04:29 WIB
Pemakaman Massal Korban Gempa Venezuela yang Tak Teridentifikasi
Rabu / 08-07-2026, 04:28 WIB
Messi Resmi Jadi Raja Assist Piala Dunia, Lampaui Rekor Maradona
Rabu / 08-07-2026, 04:28 WIB
Bintang Kingdom Come: Deliverance, Luke Dale, Beralih ke Twitch Setelah Minim Tawaran Akting
Rabu / 08-07-2026, 04:28 WIB
13 Anime Musim Panas 2026 yang Paling Dibicarakan, Bukan Sekadar Sekuel Besar
Rabu / 08-07-2026, 04:28 WIB
IO Interactive Tutup Studio Istanbul dan PHK Karyawan, Project Fantasy Tetap Dikembangkan
Rabu / 08-07-2026, 04:28 WIB
Xbox Targetkan 77 Juta Pelanggan Game Pass pada 2026, Tapi Baru Capai 30 Juta
Rabu / 08-07-2026, 04:22 WIB
Navy Identifikasi Komandan Skuadron yang Hilang dalam Kecelakaan Helikopter
Rabu / 08-07-2026, 04:22 WIB
Roy Suryo Rayakan Kemenangan Praperadilan, Jokowi Kantongi Detail Krusial
Rabu / 08-07-2026, 04:22 WIB







