Toyota tidak berencana meluncurkan Hilux PHEV dalam waktu dekat. Menurut pabrikan, teknologi plug-in hybrid saat ini belum siap untuk tugas berat di segmen pikap.

Keputusan ini membedakan Toyota dari Ford Ranger yang sudah menawarkan varian PHEV di luar Amerika Utara.

>>> Toyota Pindahkan Produksi Tacoma dari Meksiko ke Texas

Selain itu, sejumlah pesaing asal China seperti BYD Shark 6, GWM Cannon Alpha, dan Chery Stockman juga sudah hadir dengan plug-in hybrid.

Ray Munday, manajer senior perencanaan produk dan harga Toyota Australia, mengatakan bahwa tantangan utama PHEV adalah bobot tambahan yang mengurangi kapasitas muatan dan kemampuan menarik.

"Sistem saat ini belum dikembangkan untuk memenuhi standar towing berat pelanggan Hilux," ujarnya kepada CarExpert.

Toyota khawatir Hilux PHEV tidak bisa menyamai kapasitas towing 3.500 kg dan muatan 1 ton dari versi diesel.

>>> Ford Tarik 66.383 Hybrid karena Peringatan Pejalan Kaki Gagal Berfungsi

Sebagai perbandingan, Hilux BEV dual-motor hanya memiliki rating towing 2.000 kg.

John Pappas, wakil presiden penjualan, pemasaran, dan operasi waralaba Toyota Australia, menambahkan bahwa pihaknya terus mengevaluasi berbagai solusi powertrain.

"Kami ingin memastikan teknologi yang dibawa ke pasar benar-benar tepat untuk pelanggan," katanya.

Untuk saat ini, Toyota akan memfokuskan pengembangan PHEV pada mobil penumpang dan SUV.

>>> Trump Ampuni 9 Mekanik Diesel karena Hapus Kontrol Emisi

Hilux generasi terbaru sudah tersedia dalam varian diesel, mild-hybrid, dan listrik murni, dengan FCEV dijadwalkan hadir pada 2028.