Spyro: Reignited Trilogy yang dirilis pada 2018 lalu dikenal sebagai remake yang sangat setia dengan versi aslinya dari era PlayStation 1.

Ternyata, ada alasan teknis di balik kesuksesan tersebut.

>>> Proyek Phoenix Akhirnya Buka Suara Setelah 7 Tahun, Target Rilis 2031

Dalam wawancara dengan Kinda Funny, kepala studio Toys for Bob Paul Yan mengungkapkan bahwa tim pengembang kesulitan menemukan kode sumber asli game Spyro.

Sebagai gantinya, mereka menggunakan pendekatan yang tidak biasa.

“Salah satu engineer kami mengambil emulator open-source dan memodifikasinya sehingga kami bisa melihat game asli, mengintip datanya, dan mengekstrak banyak model,” ujar Yan.

“Kami mengekstrak level-levelnya. Kami mengukur semua metrik.

Kami menemukan penempatan persis setiap permata.”

>>> Minecraft Update Terbaru: Fitur Duduk Resmi Setelah 17 Tahun Penantian

Tim juga mengukur waktu, kecepatan, dan jalur musuh tertentu. Data ini memberi mereka keaslian yang dibutuhkan untuk remake.

Meski begitu, beberapa hal tetap diubah agar game tidak terasa terlalu kuno, seperti kontrol yang diperbarui.

Direktur kreatif asosiasi Lou Studdert menambahkan bahwa pemain sering memiliki “kacamata nostalgia” saat memainkan game retro.

Pengembang memperhitungkan hal itu sehingga Spyro: Reignited Trilogy terasa segar namun tetap setia.

Kini, Toys for Bob sedang mengerjakan Spyro: A Realm Beyond, yang menjanjikan fitur baru seperti free flight dan visual warna-warni khas Spyro.

>>> Xiaomi Umumkan Daftar HP yang Kebagian Update HyperOS 4 Agustus 2026

Sebuah petualangan baru yang sudah lama dinantikan.