Pelatih Timnas Mesir, Hossam Hassan, meminta publik tetap bangga meski Mohamed Salah dkk tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Hassan menilai The Pharaohs telah memberikan perlawanan sengit saat menghadapi Timnas Argentina di babak 16 besar.

>>> Merasa Sangat Mencintai? Kenali Dulu Bedanya Cinta dan Obsesi

Dalam pernyataannya usai laga, Hassan mengaku puas dengan perjuangan para pemain.

“Saya senang dengan para pemain.

Mereka sudah memberikan yang terbaik, bahkan saat ada kesalahan, saya tetap puas dengan performa mereka,” ujarnya dikutip dari Koraplus.

Ia menegaskan Mesir mampu menyulitkan Argentina sepanjang pertandingan. “Kami membuat laga menjadi sulit bagi Argentina.

Tim ini menunjukkan bisa bersaing dengan siapa pun di dunia,” katanya.

Kritik terhadap Wasit Francois Letexier

Hassan juga menyoroti komposisi skuad yang mayoritas diisi pemain dari liga domestik.

>>> Tito Soroti Ironi Produk Halal RI Didominasi China-Brasil

Meski menghadapi pemain Argentina yang banyak berkarier di Eropa, ia menilai anak asuhnya tetap mampu tampil kompetitif.

Namun, sang pelatih tak menutup kekecewaan terhadap kepemimpinan wasit. Hassan mengisyaratkan adanya ketidakadilan yang kembali dirasakan timnya, setelah sebelumnya juga terjadi dalam laga melawan Belgia.

“Kami berharap ada keadilan. Kami merasa dirugikan saat melawan Belgia, dan hari ini hal serupa kembali terjadi,” tegasnya.

Di akhir pernyataan, Hassan menyampaikan pesan emosional kepada para suporter. “Saya bilang kepada fans, banggalah pada tim ini.

Kami bermain dengan terhormat dan ingin melangkah lebih jauh, tapi ini takdir,” ucapnya.

Meski gagal melaju, Hassan memastikan Mesir akan terus berjuang untuk tampil lebih kuat di masa depan.

>>> Pelatih Argentina Lionel Scaloni Emosional Usai Comeback Dramatis ke Perempat Final

Ia menegaskan ambisi membawa sepak bola Mesir kembali bersaing di level tertinggi dunia.