Presiden FIFA, Gianni Infantino, akhirnya angkat bicara terkait kontroversi penangguhan hukuman kartu merah Folarin Balogun di Piala Dunia 2026.

Ia membantah adanya intervensi politik meski mengakui sempat menerima telepon dari Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

>>> TOP 35 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 9 Juli 2026 ada Lautan Cinta Kini Dibawah Sebening Cinta

Infantino menegaskan bahwa keputusan tersebut sepenuhnya berada di tangan Komite Disiplin FIFA yang bekerja secara independen.

Infantino Akui Dihubungi Trump

Dalam pernyataan resmi yang diunggah di akun X FIFA Media, Infantino menjelaskan bahwa komunikasi dengan Trump adalah hal wajar menjelang turnamen besar.

"Ya, saya sering berdialog dengan Presiden AS tentang Piala Dunia. Saya menerima telepon dari Presiden Donald Trump dan juga pemimpin negara lain," ujarnya.

>>> Pacar Bunuh Kekasih di Lumajang, Emosi Setelah Korban Singgung Orangtuanya

Ia menekankan bahwa dalam percakapan tersebut, ia langsung menjelaskan bahwa proses hukum terhadap Balogun ditangani oleh badan independen FIFA.

Keputusan penangguhan hukuman itu memungkinkan Balogun tampil pada babak 16 besar, meski Amerika Serikat akhirnya kalah 1-4 dari Belgia.

>>> New York Mets Dapatkan Matt Seelinger dari Detroit Tigers

Kasus ini menjadi salah satu kontroversi terbesar Piala Dunia 2026 dan memicu protes dari tim Belgia yang merasa dirugikan.