Dinamika Isu PHK: Kepanikan Sementara atau Sinyal Bahaya Nyata?
Ini tepatnya adalah early warning dari pelaku industri," ujarnya.
Menurut Ronny, penyebab munculnya kekhawatiran PHK tidak berasal dari satu faktor saja. Tekanan global dan persoalan domestik justru saling memperkuat sehingga membuat dunia usaha semakin berhati-hati.
Dari sisi global, ia melihat permintaan ekspor Indonesia sedang melemah. Industri tekstil, alas kaki, hingga elektronik mulai mengalami penurunan pesanan dari pasar luar negeri.
Kondisi tersebut membuat kapasitas produksi ikut disesuaikan. Ketika pesanan terus menurun, tenaga kerja menjadi salah satu komponen biaya yang paling cepat dikurangi perusahaan.
Selain itu, volatilitas nilai tukar rupiah juga memperbesar tekanan terhadap industri yang menggunakan bahan baku impor dalam jumlah besar.
Namun, Ronny menilai tekanan dari luar negeri seharusnya tidak akan terlalu besar apabila kondisi domestik mampu memberikan kepastian bagi dunia usaha.
"Yang membuat situasi menjadi lebih sensitif adalah faktor domestik.
Dunia usaha saat ini menghadapi ketidakpastian kebijakan yang relatif tinggi, baik dari sisi regulasi, perpajakan, hingga kebijakan sektoral yang sering berubah atau tidak sinkron," katanya.
Menurut Ronny, pelaku usaha sebenarnya tidak hanya membutuhkan berbagai bentuk insentif. Yang jauh lebih penting adalah kepastian arah kebijakan sehingga perusahaan dapat menyusun rencana bisnis dalam jangka panjang.
"Ketika kepastian itu tidak terpenuhi, maka risk perception meningkat, dan perusahaan cenderung mengambil langkah defensif, termasuk efisiensi tenaga kerja," imbuhnya.
Ia menambahkan, persoalan klasik seperti biaya logistik yang tinggi, rigiditas pasar tenaga kerja di sejumlah sektor, kenaikan biaya energi, upah, dan bunga pinjaman turut mempersempit margin keuntungan perusahaan.
Dalam kondisi tersebut, PHK sering kali menjadi pilihan tercepat untuk mempertahankan kelangsungan bisnis, meski bukan keputusan yang diinginkan perusahaan.
Update Terbaru
Belgium Kalahkan AS dan Ejek Donald Trump di Piala Dunia
Selasa / 07-07-2026, 11:28 WIB
JECX Resmi Melantai di BEI, IPO Rp609,98 Miliar Jadi Modal Perluas Layanan Kesehatan Mata
Selasa / 07-07-2026, 11:28 WIB
On Gelar On Squad Race Perdana di Jakarta, Rayakan Budaya Lari Modern
Selasa / 07-07-2026, 11:28 WIB
Dakwaan Suap di Angkatan Laut AS terhadap Warga San Diego Gugur
Selasa / 07-07-2026, 11:25 WIB
Kalahkan Portugal, Spanyol Pecahkan Rekor Baru di Piala Dunia 2026
Selasa / 07-07-2026, 11:25 WIB
Presiden FIFA Bantah Intervensi Donald Trump soal Kartu Merah Folarin Balogun
Selasa / 07-07-2026, 11:25 WIB
TOP 35 Program TV dengan Rating Terbaik Hari ini 9 Juli 2026 ada Lautan Cinta Kini Dibawah Sebening Cinta
Selasa / 07-07-2026, 11:19 WIB
Pacar Bunuh Kekasih di Lumajang, Emosi Setelah Korban Singgung Orangtuanya
Selasa / 07-07-2026, 11:13 WIB
New York Mets Dapatkan Matt Seelinger dari Detroit Tigers
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Sylvester Stallone Rayakan Ultah ke-80, Kenang Karier Legendaris di Hollywood
Selasa / 07-07-2026, 10:58 WIB
Selamat! Sean Ivan De Beule Adik Irish Bella Resmi Menikah dengan Nadya Shafa pada Minggu, 5 Juli 2026
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Kyle Karros Pukul Home Run Tiga Run, Rockies Kalahkan Giants 7-6
Selasa / 07-07-2026, 10:57 WIB
Devin Williams Catat 13th Save Saat Mets Kalahkan Braves 10-9
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB
Peresmian Gedung Baru Bimbel Scholaris 2026, Upaya Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Selasa / 07-07-2026, 10:56 WIB







