Kemendagri Percepat Validasi Data untuk Target 400 Ribu Rumah BSPS
Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah guna mempercepat pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS).
Langkah ini ditempuh melalui pengumpulan usulan penerima bantuan dari seluruh daerah agar penyaluran tepat sasaran.
>>> Jawa Barat Raih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menyatakan pemerintah menargetkan perbaikan 400 ribu rumah tidak layak huni melalui BSPS pada tahun ini.
Target tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya sehingga membutuhkan proses pendataan dan verifikasi yang lebih ketat.
"Oleh karena itu, kita mengoordinasikan daerah-daerah untuk memberikan usulan-usulan by name, by address, dan setelah itu nanti akan diverifikasi dengan data dari BPS," ujar Mendagri di Jakarta, Senin (6/7).
Proses verifikasi tidak hanya dilakukan BPS, tetapi juga melibatkan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) yang menilai kelayakan rumah penerima bantuan sesuai kriteria program.
Skema serupa diterapkan untuk program bedah rumah di wilayah perbatasan dengan target perbaikan 15 ribu rumah tidak layak huni.
>>> Sepekan Berlalu, Petugas Kesulitan Jangkau Titik Api TPA Jatiwaringin
Kemendagri bersama Kem PKP dan BPS akan menggelar rapat koordinasi lanjutan yang melibatkan seluruh kepala daerah, organisasi perangkat daerah bidang permukiman, inspektorat daerah, serta jajaran BPS di tingkat kabupaten dan kota.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah berharap proses validasi data berlangsung lebih cepat dan sinergi pusat-daerah dalam program perumahan semakin kuat.
"Supaya nanti paralel semuanya bergerak untuk percepat target 400 ribu rumah yang dibedah," tandas Mendagri.
Menteri PKP Maruarar Sirait berterima kasih atas dukungan Mendagri dan Kepala BPS yang membantu pelaksanaan program perumahan, terutama dalam koordinasi dengan kepala daerah.
>>> Bank Syariah Indonesia Raih Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
"Sehingga koordinasinya bisa efektif, komunikasinya juga bisa efektif supaya program ini juga berjalan baik," ujarnya.
Update Terbaru
Gabe Newell Tambah Armada Kapal Selam dengan Kapal Senilai Rp12 Triliun
Senin / 06-07-2026, 23:28 WIB
Kalimantan Barat Raih Anugerah Adinata Syariah 2026 Kategori Wakaf
Senin / 06-07-2026, 23:28 WIB
Jabar Raih Anugerah Adinata Syariah 2026 Berkat Gencar Zakat
Senin / 06-07-2026, 23:28 WIB
Diskon 10% Merchandise House of the Dragon Berakhir Hari Ini
Senin / 06-07-2026, 23:23 WIB
KPK Tolak Penangguhan Penahanan Ketum Kesthuri Asrul Azis Taba
Senin / 06-07-2026, 23:23 WIB
Jawa Barat Raih Penghargaan Terbaik Ekonomi Pesantren di Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 23:23 WIB
Album Jazz Tribut Studio Ghibli Hadir untuk Menemani Tidur Anda
Senin / 06-07-2026, 23:22 WIB
Badai Dahsyat Paksa Pendukung Trump Berlindung di Museum Afrika-Amerika
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Ahli Medis Jelaskan Risiko Gastritis Autoimun Usai Diagnosis Bryan Johnson
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Gorontalo-Lampung Raih Adinata Syariah untuk Zona Ekonomi Syariah Baru
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Bareskrim Periksa Pelapor Abu Janda soal Dugaan Ujaran SARA terhadap Minang
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Pratama Arhan Resmi Gabung Persija, Ini Kata-katanya
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Ma'ruf Amin: Perkembangan Ekonomi Syariah RI Menggembirakan
Senin / 06-07-2026, 23:21 WIB
Microsoft PHK 4.800 Karyawan, Divisi Xbox Terdampak Besar
Senin / 06-07-2026, 23:18 WIB







