Memilih watt lampu yang tepat untuk kamar tidur sangat penting untuk kenyamanan istirahat dan kualitas tidur.

Lampu yang terlalu terang dapat mengganggu ritme sirkadian, sementara lampu yang terlalu redup membuat mata cepat lelah saat beraktivitas.

>>> OJK Dorong Pengendalian Overtreatment untuk Cegah Kenaikan Premi Asuransi Kesehatan

Tingkat pencahayaan yang pas juga berperan dalam menciptakan suasana nyaman dan memengaruhi mood saat bersantai.

Berikut panduan memilih watt lampu berdasarkan luas kamar dan aktivitas, dikutip dari laman resmi IKEA.

Watt Lampu Berdasarkan Luas Kamar

Ukuran ruangan menjadi faktor utama dalam menentukan daya lampu yang dibutuhkan agar cahaya menyebar merata.

Untuk kamar kecil dengan luas di bawah 10 m² (misalnya 3x3 meter), gunakan lampu LED 10-12 watt. Jika sering membaca, pilih 15 watt.

Kamar sedang dengan luas 10-20 m² (misalnya 3x4 meter) membutuhkan daya 12-15 watt. Daya ini memberikan pencahayaan optimal tanpa membuat ruangan terasa gerah.

>>> 4 Cara Atasi Aliran Air Kecil Setelah Pasang Filter Air, Kembali Deras dan Jernih

Sementara untuk kamar besar di atas 20 m² (misalnya 4x4 meter), gunakan lampu LED 20-25 watt agar seluruh sudut terang.

Setiap aktivitas memerlukan tingkat pencahayaan berbeda. Untuk membaca, gunakan lampu meja 15-20 watt.

Saat bersantai, pilih watt menengah agar nyaman. Untuk tidur, gunakan lampu tidur 5-10 watt yang menciptakan suasana tenang dan memicu hormon tidur.

Cara Menghitung Kebutuhan Watt Secara Mandiri

Jika ingin lebih presisi, gunakan rumus: Total Watt = Luas Ruangan (m²) × Daya per m². Misalnya, kamar 12 m² dengan daya 25 watt per m² menghasilkan 300 watt.

>>> Rooney Soroti Kemenangan Dramatis Inggris atas Meksiko di Piala Dunia 2026

Namun, angka tersebut biasanya setara dengan total output cahaya lampu pijar lama.