Air panas sering dianggap sebagai solusi pembersihan paling ampuh. Namun, tidak semua barang tahan terhadap suhu tinggi.

Penggunaan air panas pada material tertentu justru bisa menyebabkan kerusakan permanen. Berikut tujuh barang yang sebaiknya tidak dicuci dengan air panas, seperti dikutip dari Real Simple.

>>> Messi Ukir Sejarah Lagi, Patahkan Rekor 60 Tahun Pele

Barang yang Rentan Rusak Akibat Air Panas

Lantai kayu dan laminate memiliki pori-pori yang sensitif terhadap panas. Air panas dapat membuat kayu melengkung, retak, atau laminate mengembang.

Wadah plastik tipis juga tidak boleh dicuci dengan air panas karena bisa berubah bentuk atau menyusut. Gunakan air hangat dan sabun sebagai gantinya.

Gelas yang masih dingin jangan langsung dicuci dengan air panas. Perubahan suhu drastis dapat menyebabkan gelas retak.

Biarkan mencapai suhu ruang terlebih dahulu.

Talenan dan peralatan kayu memiliki pori-pori yang akan terbuka saat terkena air panas, menyebabkan retak atau perubahan bentuk.

Cukup bersihkan dengan air hangat dan sabun.

>>> Satpam hingga Admin Jadi Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Botol termos dengan lapisan insulasi ganda bisa rusak segel termalnya jika dicuci dengan air panas. Akibatnya, kemampuan menjaga suhu menurun.

Gunakan air hangat saja.

Perhiasan, terutama yang memiliki batu berpori seperti mutiara, tidak boleh terkena air panas. Suhu tinggi dapat melonggarkan dudukan batu dan mengubah warna.

Bersihkan dengan pembersih khusus dan air dingin.

Kuas cat juga rentan rusak jika dicuci dengan air panas. Panas dapat merusak bulu kuas dan melonggarkan lem pada gagang kayu.

>>> Unair Buka Suara soal Dosen Digaji Rp2,6 Juta

Hindari mencuci ketujuh barang di atas dengan air panas agar kualitasnya tetap terjaga. Gunakan air hangat atau dingin sesuai kebutuhan.