Sebuah robot humanoid bernama Atlas menjadi pusat perhatian saat jeda babak kedua pertandingan Piala Dunia 2026 antara Brasil melawan Norwegia.

Robot setinggi 6 kaki milik Hyundai ini berjalan di tepi lapangan sambil membawa bola di hadapan 80.000 penonton di stadion dan pendukung di seluruh dunia.

>>> Nintendo Berjanji Terus Ciptakan Hiburan Unik Setelah Terpilih sebagai Developer Favorit

Atlas berhasil melakukan beberapa gerakan, termasuk menirukan selebrasi gol ala Harry Kane, Erling Haaland, Matheus Cunha, dan Son Heung-min.

Aksi tersebut disambut sorakan dari seluruh penjuru stadion. Setelah atraksi selesai, Atlas berbalik menghadap wasit dan menyerahkan bola pertandingan.

Robot itu menjalankan misinya dengan gerakan dan langkah presisi tanpa hambatan berarti.

Teknologi di Balik Gerakan Atlas

Kehadiran Atlas menjadi salah satu misi Hyundai Motor Group untuk menunjukkan perkembangan mereka di industri robotika.

Kemampuan gerakan presisi Atlas merupakan hasil pengembangan Boston Dynamics yang kini resmi di bawah naungan Hyundai, memakan waktu hingga lima tahun.

>>> Kode Gakuran Juli 2026: Dapatkan Reroll Gratis untuk Karakter

Mereka menggunakan teknologi software tingkat tinggi, termasuk retargeting yang merekonstruksi gerakan manusia agar sesuai dengan struktur robot.

Penguatan melalui ribuan simulasi membuat gerakan tampak alami berkat sistem kendali di mana seluruh sendi robot bisa bereaksi secara organik.

Hyundai menyebut gerakan natural ini signifikan karena bisa dikembangkan dan diterapkan di bidang industri nyata.

Wakil Presiden Divisi Pemasaran Merek Hyundai Motor Company, Jee Sung-won, mengatakan penampilan ini menunjukkan bahwa masa depan telah dimulai dalam realitas ini.

>>> Peringkat TV Anime Jepang 22-28 Juni: Detective Conan Kalahkan Sazae-san

Ia menambahkan bahwa Atlas diperkenalkan sebagai mitra yang bisa mendukung kemajuan manusia dengan mengintegrasikan teknologi yang berpusat pada manusia ke dalam kehidupan sehari-hari.