Bintang timnas Brasil, Vinicius Junior, angkat bicara terkait sorotan yang menerpanya usai Brasil tersingkir dari Piala Dunia 2026.

Ia dituduh menghindari tanggung jawab karena tidak menjadi eksekutor penalti saat Brasil kalah dari Norwegia.

>>> Jabar Raih Anugerah Adinata Syariah untuk Rencana Aksi Daerah Terbaik

Brasil harus mengakui keunggulan Norwegia dengan skor 1-2 pada babak 16 besar di MetLife Stadium, New York, Senin (6/7) dini hari WIB.

Hasil ini membuat langkah Selecao terhenti.

Sorotan terhadap Vinicius muncul karena ia tidak maju sebagai penendang penalti ketika Brasil mendapat hadiah penalti di awal pertandingan.

Tendangan penalti justru diambil oleh gelandang Bruno Guimaraes, namun gagal setelah kiper Norwegia, Orjan Nyland, menepisnya.

Keputusan Pelatih

Vinicius menegaskan bahwa keputusan soal penendang penalti sepenuhnya berada di tangan pelatih Carlo Ancelotti. "Pelatih yang memutuskan siapa yang akan mengambil tendangan penalti.

Dia memilih Bruno," ujar Vinicius seperti dilansir dari AS.

>>> Nintendo Kantongi $14 Miliar, Sony dan Xbox Hadapi Tekanan Industri

"Saya tidak pernah egois, saya tidak pernah berambisi menjadi pencetak gol terbanyak. Pelatih berpikir Bruno lebih baik dalam mengeksekusi penalti daripada saya, jadi dia memilihnya.

Saya tidak pernah menghindar dari tanggung jawab," tegasnya.

Vinicius juga memberikan dukungan penuh kepada Bruno Guimaraes setelah kegagalannya. Ia berharap rekan setimnya itu tetap tegar.

"Mengambil tendangan penalti itu adalah keputusan tepat buatnya, sayangnya dia gagal. Begitulah sepak bola.

Dia harus tetap tegar," katanya.

>>> Voting Final Kontes Skin The First Descendant 2026 Dibuka, Nexon Umumkan Aturan

"Saya sepenuhnya berada di belakang Bruno. Sangat disayangkan jika dia hanya akan diingat karena tendangan penalti itu," pungkas Vinicius.