Bola Logam Misterius Diduga Jatuh dari Antariksa di Australia
Enam bola logam misterius ditemukan di sebuah pantai terpencil di Australia. Warga setempat melaporkan penemuan tiga bola besar pada Jumat lalu, dan tiga lainnya menyusul kemudian.
Polisi sempat memperingatkan bahwa benda tersebut mungkin mengandung bahan kimia berbahaya.
>>> Pesona Kim Myung Soo yang Tampan Bak Keluar dari Webtoon
Petugas penanggulangan darurat mendekati bola-bola itu dengan pakaian hazmat dan memasang perimeter pengaman sejauh 50 meter sebelum akhirnya menyatakannya aman.
Badan Antariksa Australia mengonfirmasi bahwa mereka membantu menentukan asal-usul bola aneh tersebut. Para ahli menduga benda itu mungkin terlepas dari roket atau pesawat luar angkasa yang sedang diluncurkan.
Kemungkinan dari Roket atau Satelit
Astrofisikawan Brad Tucker dari Australian National University mengatakan kepada 7 News bahwa tiga tangki menunjukkan kemungkinan itu adalah satelit yang sangat besar atau tahap atas roket.
Penemuan ini menyoroti meningkatnya jumlah sampah antariksa yang jatuh ke Bumi seiring bertambahnya jumlah peluncuran.
Tahun lalu saja, lebih dari 300 roket mencoba mencapai orbit, dengan SpaceX menyumbang sekitar setengahnya.
Bagian roket yang terlepas saat menuju orbit sering ditemukan di daerah terpencil, terutama dari sistem peluncuran non-reusable yang bagiannya tidak jatuh di jalur yang telah ditentukan.
>>> Bos CI Games Sebut GTA 6 Tanpa Cakram Tidak Adil bagi Studio yang Masih Mendukung Fisik
Ahli sampah antariksa dari Flinders University, Alice Gorman, mencatat bahwa bola-bola itu tidak memiliki bekas hangus seperti benda yang selamat dari masuk kembali ke atmosfer.
"Ini menunjukkan mereka mungkin dari tahap roket yang jatuh kembali ke Bumi saat tahap lainnya melanjutkan misi," katanya kepada The Guardian.
Gorman menjelaskan bahwa benda itu tampak konsisten dengan bagian sistem bahan bakar.
"Mereka adalah wadah bahan bakar bertekanan yang terbuat dari paduan titanium dengan titik leleh sangat tinggi," ujarnya.
Menariknya, benda semacam ini sudah memiliki julukan di komunitas sains antariksa. "Mereka dikenal sebagai space balls dan bisa ditemukan bertahun-tahun setelah peluncuran," kata Gorman.
Australia yang merupakan daratan luas secara statistik menjadi tempat yang mungkin untuk jatuhnya sampah antariksa.
>>> Nintendo Hentikan Produksi Switch pada Februari 2027
"Kami memiliki lebih banyak peluncuran antariksa dalam lima tahun terakhir daripada sepanjang sejarah," tambah Gorman. "Itu berarti lebih banyak re-entry yang terjadi."
Update Terbaru
Pencarian Remaja Mississippi yang Hilang Usai Liburan 4 Juli
Senin / 06-07-2026, 22:55 WIB
Erika Kirk Hadiri Sidang Awal Kasus Pembunuhan Charlie Kirk
Senin / 06-07-2026, 22:55 WIB
Piala Presiden 2026 Digelar 25 Juli, Persib vs Arema di Laga Pembuka
Senin / 06-07-2026, 22:55 WIB
Kemendagri Percepat Validasi Data untuk Target 400 Ribu Rumah BSPS
Senin / 06-07-2026, 22:28 WIB
Jawa Barat Raih Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 22:23 WIB
Sepekan Berlalu, Petugas Kesulitan Jangkau Titik Api TPA Jatiwaringin
Senin / 06-07-2026, 22:23 WIB
Bank Syariah Indonesia Raih Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 22:23 WIB
F-35 Inggris Cegat Pesawat Patroli Rusia di Dekat Kapal Induk
Senin / 06-07-2026, 22:22 WIB
Dylan Dreyer Ceritakan Keguguran dan Kehamilan Tersembunyi di Podcast
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB
Kebakaran Hutan Paksa Tour de France Larang Penonton di Stage 3
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB
Paragon Corp Raih Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB
OSO Group Raih Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB
Bentrokan di Penjara Sri Lanka Tewaskan 26 Orang, Ratusan Terluka
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB
PNM Raih Penghargaan Anugerah Adinata Syariah 2026
Senin / 06-07-2026, 22:21 WIB







