Studi Ungkap Sisi Gelap Aplikasi Pelacak Kebugaran: Picu Rasa Malu dan Demotivasi
"Masih sedikit studi yang melihat potensi dampak buruk dari aplikasi-aplikasi ini," kata Paulina Bondaronek dari UCL Institute of Health Informatics sekaligus penulis senior studi tersebut, dikutip dari The Independent.
"Media sosial menyediakan data dalam jumlah besar yang bisa membantu kita memahami dampak ini. Dengan menggunakan AI, kami mampu menganalisis data tersebut lebih cepat," tambahnya.
>>> Polres Katingan Tangkap Tiga Terduga Penyerang Anggota Satresnarkoba
Ia menambahkan bahwa dari unggahan-unggahan yang dianalisis, timnya menemukan banyak nada menyalahkan diri sendiri dan rasa malu, dengan pengguna merasa tidak melakukan upaya yang cukup baik.
Menurutnya, efek emosional semacam itu berpotensi merusak motivasi dan kesehatan pengguna.
"Alih-alih ukuran keberhasilan yang sempit dan kaku terkait jumlah berat badan yang hilang, aplikasi kesehatan seharusnya memprioritaskan kesejahteraan secara menyeluruh dan berfokus pada motivasi intrinsik, contohnya kenikmatan atau kepuasan yang muncul dari aktivitas itu sendiri," tutur Bondaronek.
Ia juga menekankan pentingnya bersikap lebih baik terhadap diri sendiri.
"Kita cenderung pandai menyalahkan dan mempermalukan diri karena mengira itu akan membantu kita menjadi lebih baik, padahal justru berdampak sebaliknya," katanya.
Lebih lanjut, Bondaronek mengingatkan bahwa studi ini hanya menganalisis unggahan bersentimen negatif, sehingga tidak dapat menggambarkan efek keseluruhan dari aplikasi kebugaran terhadap kesejahteraan pengguna.
"Aplikasi-aplikasi ini mungkin memiliki sisi negatif, tetapi kemungkinan besar juga memberikan manfaat bagi banyak orang," ujarnya.
Sementara itu, salah satu penulis studi lainnya, Lucy Porter dari UCL Division of Psychology and Language Sciences, menyebut temuan ini menunjukkan bahwa aplikasi kebugaran terkadang justru membuat pengguna merasa putus asa dan siap menyerah.
Hal ini bertolak belakang dengan tujuan awal alat tersebut diciptakan.
"Kami tahu dari riset sebelumnya bahwa perasaan malu dan sengsara terhadap diri sendiri tidak mendukung perubahan perilaku jangka panjang yang sehat.
>>> Prediksi Susunan Pemain Portugal vs Spanyol: Ronaldo dan Yamal Tumpuan
Yang perlu kita ketahui sekarang adalah seberapa luas dampak ini terhadap moral dan kesejahteraan emosional pengguna, serta apakah ada cara untuk mengadaptasi aplikasi kebugaran agar lebih sesuai dengan kebutuhan penggunanya," kata Porter.
Update Terbaru
Penembakan di Pensacola Tewaskan Satu Orang, Enam Luka
Senin / 06-07-2026, 17:13 WIB
Kao USA Tarik Oribe Shampoo karena Kontaminasi Bakteri
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Marlins Tarik Eury Perez Saat Sedang Sempurna, Keputusan Kontroversial
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Profil dan Biodata ONIC Lutpiii, EXP Laner Andalan ONIC Esports
Senin / 06-07-2026, 17:08 WIB
Kode Fortblox Terbaru Juli 2026: Dapatkan B-Bucks Gratis
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Wakil KBIH Jabar Sebut Haji Lansia Merepotkan, Anggota DPR Marah
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Shopee Perluas Program Afiliasi ke Instagram, Kreator Bisa Cuan dari Reels
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Harga Biodiesel B50 per Liter Belum Diumumkan, Ikuti Formula Solar
Senin / 06-07-2026, 17:07 WIB
Klub Eropa Buru Gilberto Mora Usai Tampil di Piala Dunia
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Tokopedia Pastikan Tak Ada PHK Karyawan, Lakukan Penataan Tenaga Kerja
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Bobby Nasution Sesalkan OTT Bupati Langkat: Rakyat Jadi Korban
Senin / 06-07-2026, 17:03 WIB
Summer McIntosh Pecahkan Rekor Dunia 200 Meter Kupu-Kupu
Senin / 06-07-2026, 17:01 WIB
Grafis GTA 6 Dikhawatirkan Hambat Performa Konsol
Senin / 06-07-2026, 17:01 WIB
Ibu Kota New York Dikritik karena Pergi ke Retret Spiritual di Spanyol
Senin / 06-07-2026, 17:00 WIB







