Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky memperingatkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan besar-besaran baru terhadap negaranya.

Peringatan itu disampaikan dalam pidato pada Minggu (5/7/2026), hanya beberapa hari setelah Rusia melancarkan serangan udara terbesar ke Kyiv sejak invasi skala penuh dimulai.

>>> KB Bank Buka Suara soal Isu PHK Ratusan Karyawan

Serangan sebelumnya menewaskan sedikitnya 31 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya.

Intelijen Ungkap Rencana Moskow

Zelensky mengatakan intelijen Ukraina mengindikasikan Moskow sedang merencanakan gelombang serangan baru.

"Intelijen kembali menunjukkan bahwa Rusia sedang mempersiapkan serangan besar-besaran baru.

Ini adalah pola khas Putin, tepat setelah Hari Kemerdekaan Amerika Serikat dan menjelang KTT NATO di Ankara," ujarnya seperti dikutip Kyiv Independent.

"Rusia ingin menebar lebih banyak kejahatan dan membunuh lebih banyak orang," lanjut Zelensky.

>>> Harga Galaxy Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra Bocor untuk Korea

Ia mengimbau warga Ukraina agar tetap waspada dan mematuhi setiap peringatan serangan udara.

Zelensky juga kembali mendesak negara-negara sekutu, terutama Amerika Serikat, untuk segera mengirimkan rudal pertahanan udara Patriot ke Ukraina.

"Setiap penundaan pengiriman rudal untuk pertahanan udara kami, termasuk rudal Patriot, berarti hilangnya nyawa dan hanya akan mendorong Rusia melanjutkan perang," tegasnya.

Ia menambahkan bahwa dunia memiliki jumlah dan kualitas sistem pertahanan udara yang dibutuhkan, dan yang diperlukan sekarang adalah keputusan untuk benar-benar melindungi nyawa rakyat Ukraina.

>>> Norwegia Vs Inggris di Perempat Final, Duel Sengit Haaland Vs Kane

Peringatan ini muncul setelah Presiden Rusia Vladimir Putin berjanji akan melanjutkan kampanye serangan rudal dan drone berskala besar terhadap kota-kota di Ukraina.