Memasuki awal Juli 2026, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) kembali menjadi perhatian masyarakat. Hingga 4 Juli 2026, sebagian besar harga BBM tercatat belum mengalami perubahan signifikan.

Kestabilan ini terjadi setelah penyesuaian terakhir pada 10 Juni 2026. Meski demikian, terdapat perbedaan harga antarwilayah yang dipengaruhi oleh biaya distribusi dan kondisi geografis.

>>> Pemerintah Bantah Bahas Amnesti untuk Nadiem Makarim Usai Vonis 10 Tahun

Harga Pertamax per Wilayah

Pertamax (RON 92) masih mempertahankan harga sebelumnya. Di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, harga Pertamax Rp16.250 per liter.

Sementara itu, di Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau dibanderol Rp17.000. Aceh dan Sumatera Utara Rp16.650, sedangkan Kalimantan Selatan dan Kalimantan Utara juga Rp17.000.

DKI Jakarta dan sekitarnya sama dengan Jawa, yakni Rp16.250. Harga termurah ada di FTZ Batam Rp15.500 dan FTZ Sabang Rp15.250.

Daftar Harga BBM di SPBU Pertamina dan Swasta

Selain Pertamax, sejumlah jenis BBM lain juga mengalami penyesuaian.

>>> Seruan 'Bunuh Trump' Menggema di Pemakaman Khamenei, Iran: Aib Jika Tidak

Di SPBU Pertamina, Pertamax Green 95 Rp17.000, Pertamax Turbo Rp19.300, Dexlite Rp19.700, dan Pertamina Dex Rp21.150.

Di SPBU BP-AKR, BP 92 Rp16.670, BP Ultimate Rp17.240, dan BP Ultimate Diesel Rp21.340. Shell V-Power Diesel dijual Rp21.340.

SPBU Vivo menawarkan Revvo 92 Rp16.670, Revvo 95 Rp17.240, dan Diesel Primus Rp21.340. Mobil Indostation menjual Gasoline 92 seharga Rp16.670.

Pada periode ini, beberapa jenis BBM diesel di SPBU swasta mengalami penurunan harga. Namun, untuk bensin seperti Pertamax dan Pertamax Green 95, harga masih bertahan sejak bulan sebelumnya.

>>> Beredar Isu Raffi Ahmad Usul Mbak Lala Jadi Wakil Kepala BGN, Ternyata Hoaks

Kondisi ini menunjukkan pasar BBM nasional masih dalam fase stabil, sambil menunggu kebijakan penyesuaian berikutnya. Konsumen disarankan memantau informasi resmi sebelum mengisi bahan bakar.