Namun, Iran bukan cuma selamat perang. Mereka justru muncul dari perang itu dengan mengendalikan Selat Hormuz.

Sementara itu, Arab Saudi diam-diam bersekutu dengan AS selama perang dan bahkan dilaporkan ikut menyerang Iran.

Beberapa pihak lain menilai ayat itu menegaskan kemenangan Iran atas AS dan Israel.

Ayat untuk Lebanon

Ketika delegasi Lebanon memberikan penghormatan terakhir, panitia membacakan An Nisa ayat 66.

"Sekiranya Kami perintahkan mereka untuk mengorbankan diri atau meninggalkan rumah mereka, niscaya tidak akan ada seorang pun yang taat kecuali sedikit.

Sekiranya mereka melakukan apa yang Kami anjurkan, niscaya itu akan jauh lebih baik dan lebih menenangkan bagi mereka," demikian arti ayat itu dalam bahasa Indonesia.

Jika ditarik lebih luas, ayat itu berisi teguran terhadap pemerintah Lebanon yang gagal melawan Israel dan melindungi penduduknya.

Ayat untuk Mitra Regional

Saat delegasi Qatar, Turki, Pakistan, dan Mesir memberi penghormatan terakhir, mereka disambut dengan ayat-ayat yang menggambarkan pujian.

Panitia melantunkan QS Al Fath ayat 1 saat delegasi ketiga negara itu mendekati peti jenazah Khamenei. Teheran seperti ingin memuji peran mereka sebagai mediator dan kawan.

Ayat itu berisi maklumat dari Tuhan soal kemenangan nyata bagi pengikut Nabi Muhammad.

>>> Jimenez Cetak Gol Penalti, Meksiko Perkecil Ketertinggalan dari Inggris

"Sesungguhnya kami telah menganugerahkan kepadamu kemenangan yang nyata," demikian bunyi surat itu dalam terjemahan bahasa Indonesia.

Iran bahkan memberi doa khusus untuk Pakistan, "Berikanlah aku jalan masuk yang terhormat dan jalan keluar yang terhormat."

Sejak memimpin jalur diplomatik, Qatar dan Pakistan menggunakan hubungan pribadinya dengan Presiden AS Donald Trump guna menjembatani jurang pemisah Iran dan AS.