Alasan Ali Khamenei Dibunuh Israel dan AS Terungkap
Eks Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei tewas dalam serangan udara Israel dan Amerika Serikat di Teheran pada 28 Februari 2026.
Serangan itu terjadi di hari pertama perang Iran melawan kedua negara.
>>> iQOO Z-series dengan Dimensity 7500 Muncul di Geekbench
Tokoh Senior Gerakan Ansarullah Yaman, Mohammed al-Bukhaiti, mengungkapkan alasan di balik pembunuhan tersebut. Ia menyebut Khamenei dibunuh karena sikapnya yang tanpa kompromi dalam mendukung perjuangan Palestina.
Pernyataan itu disampaikan al-Bukhaiti saat menghadiri upacara penghormatan terakhir bagi Khamenei di Teheran. Menurutnya, Khamenei telah melampaui batas geografis dan menjadi simbol perjuangan melawan dominasi AS dan Israel.
"Dia akan selalu menjadi sumber inspirasi bagi masyarakat di seluruh dunia," ujar al-Bukhaiti, dikutip Senin (6/7).
Al-Bukhaiti menilai pemikiran politik dan ideologi Khamenei yang menyebar ke berbagai negara Muslim menjadi faktor utama pembunuhan. Komitmennya mendukung pembebasan Palestina juga mendorong AS dan Israel untuk menargetkannya.
>>> Redmi Note 17 dan Note 17 Pro Tampil dalam Bocoran Desain Terbaru
Pengaruh Khamenei tidak hanya dirasakan di Iran. Ia menjadi inspirasi bagi berbagai gerakan perlawanan yang menentang dominasi Barat di Timur Tengah.
Serangan udara yang menewaskan Khamenei juga menimpa sejumlah anggota keluarganya, termasuk cucu yang masih berusia 14 bulan.
Pemerintah Iran menggelar rangkaian upacara penghormatan terakhir sejak akhir pekan hingga pemakaman di Mashhad pada 9 Juli 2026.
Puluhan delegasi dari berbagai negara hadir dalam acara penghormatan di Teheran. Hal ini sebagai bentuk penghormatan kepada pemimpin yang memimpin Iran selama lebih dari tiga dekade.
>>> Timnas Meksiko Kembalikan Belasan Jam Rolex Hadiah YouTuber
Pernyataan Ansarullah menambah narasi bahwa konflik Iran dengan AS dan Israel tidak hanya terkait program nuklir, tetapi juga dipicu oleh dukungan Khamenei terhadap perjuangan Palestina dan kelompok perlawanan di Timur Tengah.
Update Terbaru
Zelensky Peringatkan Rusia Siapkan Serangan Besar Baru ke Ukraina
Senin / 06-07-2026, 13:50 WIB
KB Bank Buka Suara soal Isu PHK Ratusan Karyawan
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
3 HP Midrange Alternatif Samsung Galaxy A57 dengan Fitur Canggih, Harga Beda Tipis
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
Harga Galaxy Z Flip 8, Z Fold 8, dan Z Fold 8 Ultra Bocor untuk Korea
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
Norwegia Vs Inggris di Perempat Final, Duel Sengit Haaland Vs Kane
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
Neymar Pensiun dari Timnas Brasil Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
5 Sepatu On Cloud Diskon di Foot Locker, Potongan Harga hingga 50 Persen
Senin / 06-07-2026, 13:49 WIB
Makanan Terbaik dan Terburuk untuk 4 Jenis Kulit Menurut Ahli
Senin / 06-07-2026, 13:48 WIB
5 Rekomendasi Kipas Angin Kencang, Awet, dan Hemat Listrik Mulai Rp100 Ribuan
Senin / 06-07-2026, 13:48 WIB
Lebih dari 10 Varian Yamaha NMAX 2026, Ini Beda Harga dan Fitur
Senin / 06-07-2026, 13:48 WIB
Viral Wanita Ngamuk di Gym saat Angkat Besi, Begini Etika Melintas di Area Weightlifting
Senin / 06-07-2026, 13:47 WIB
Prabowo Masukkan Penyebaran Budaya LGBTQ ke Daftar Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan
Senin / 06-07-2026, 13:43 WIB
M. Kiandra Ramadhipa Terpaut Sembilan Poin dari Puncak Klasemen Moto3 Junior
Senin / 06-07-2026, 13:43 WIB
Touring Seru di Tanah Rencong: Komunitas Motor Jelajahi Destinasi Ikonik Sambil Edukasi Mesin
Senin / 06-07-2026, 13:42 WIB







