Sebuah kapal kargo yang berlayar di lepas pantai Yaman melaporkan mendapat serangan dari kelompok bersenjata tak dikenal pada Minggu (5/7).

United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) menyatakan insiden itu terjadi sekitar 30 mil laut atau 55 kilometer di barat daya Pelabuhan Al Hudaydah di Laut Merah.

>>> Pemilik Toyota Innova Hybrid Ngamuk, Mobil Rusak Usai Isi Bioetanol

Kapal kargo tersebut mengirimkan sinyal darurat yang menyatakan mereka sedang diserang oleh kelompok bersenjata tak dikenal, tulis UKMTO melalui platform X.

Hingga saat ini, belum diketahui siapa dalang di balik serangan tersebut dan apakah insiden itu berkaitan dengan perang Iran.

Insiden ini terjadi saat Iran dan Amerika Serikat tengah dalam masa gencatan senjata dan telah meneken nota kesepahaman yang memberikan kedua negara 60 hari untuk berunding.

>>> Kesulitan Mendengar di Keramaian Bisa Jadi Tanda Awal Demensia

Gencatan senjata berlangsung rentan karena kedua negara sempat kembali tegang dan saling melancarkan serangan setelah insiden penyerangan terhadap kapal komersil di Selat Hormuz.

Kejadian ini juga berlangsung ketika Teheran sempat mengancam akan menutup Selat Bab Al Mandab, salah satu jalur pelayaran strategis dunia.

Yaman saat ini masih dilanda perang sipil, di mana sebagian besar wilayahnya terutama ibu kota dikuasai milisi Houthi yang merupakan sekutu Iran.

>>> Revolusi Desain Protein: AI Buka Pintu Baru bagi Ilmuwan di Seluruh Dunia

Kelompok Houthi menguasai sebagian besar pesisir Laut Merah di Yaman dan sebelumnya pernah melancarkan serangan terhadap kapal-kapal yang melintas.