China Luncurkan Kereta D-Series Perdana Beijing-Urumqi pada 1 Juli
China akan meluncurkan kereta D-series pertama yang menghubungkan Beijing dan Urumqi, ibu kota Xinjiang, pada 1 Juli 2025.
Layanan ini merupakan bagian dari penjadwalan ulang besar-besaran di seluruh sistem kereta api nasional China.
>>> Rupiah Melemah, Harga Paket Internet Terancam Naik? Ini Kata Operator
Penjadwalan baru ini mencakup 12.174 kereta penumpang terjadwal, meningkat 106 dari jadwal saat ini.
Sementara itu, kereta barang akan bertambah menjadi 23.975, naik 111.
Perjalanan Lebih Cepat dan Efisien
Rute Beijing-Urumqi sangat penting karena menghubungkan pusat politik China dengan salah satu wilayah barat yang strategis.
China Railway menyebut ini sebagai layanan D-series pertama antara kedua kota, sambil meningkatkan beberapa kereta konvensional menjadi layanan kelas lebih tinggi.
Rute Urumqi ke Chongqing Barat juga akan ditingkatkan dari kereta T-series menjadi Z-series, memangkas waktu tempuh 2 jam 26 menit.
Dampak Lingkungan dan Bisnis
Kereta api memiliki keunggulan lingkungan dibandingkan penerbangan dan transportasi darat.
Badan Energi Internasional mencatat bahwa kereta api hanya menyumbang sekitar 1% emisi transportasi, meskipun menangani 7% aktivitas penumpang global dan 6% barang.
>>> Mitsubishi Ingin Hidupkan Lagi Lancer Evolution, Tapi Butuh Waktu
Dengan koneksi baru ini, perjalanan jarak jauh seperti Beijing-Urumqi yang biasanya mengandalkan pesawat kini memiliki opsi lebih ramah lingkungan.
Penjadwalan ulang juga memperluas produk logistik, termasuk 527 kereta barang lintas regional, 96 rute China-Eropa, dan 65 rute China-Asia Tengah.
Xinjiang memiliki gerbang kereta api barat utama seperti Horgos dan Alashankou yang menghubungkan China dengan Asia Tengah dan Eropa.
Hingga 2025, kedua pelabuhan kereta api Xinjiang telah menangani lebih dari 100.000 kereta barang China-Eropa dan China-Asia Tengah, menjangkau 21 negara.
Penyesuaian jadwal ini juga memanfaatkan jalur kereta cepat Xi'an Timur ke Shiyan Timur yang akan segera dibuka, memungkinkan 58 kereta listrik dari Xi'an menuju berbagai kota.
Layanan tambahan juga disediakan pada jam sibuk pagi dan sore di beberapa jalur cepat di Beijing-Tianjin-Hebei, Delta Sungai Yangtze, dan Kawasan Teluk Guangdong-Hong Kong-Makau.
>>> Karyawan Rockstar Games Perjuangkan Pengakuan Serikat Pekerja Sebelum Rilis GTA VI
China Railway menekankan bahwa penjadwalan ulang ini bertujuan untuk kenyamanan penumpang, pembangunan regional, efisiensi logistik, dan stabilitas rantai pasok.
Update Terbaru
FFCM SEA 2026 Summer Dimulai, RRQ Kazu dan EVOS Divine Wakili Indonesia
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Metland Blanjaproperti 2026 Digelar, Tawarkan Rumah Siap Huni dan Tabungan Emas Rp50 Juta
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Fitur Gemini Ini Membuat Saya Enggan Membuka Chat Kosong
Selasa / 30-06-2026, 19:28 WIB
Cara Mengatur Notifikasi Android agar Fokus Kerja Lebih Optimal
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Robert Lewandowski Sepakat Gabung Chicago Fire dari Barcelona
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Jalan Spanyol ke Final Piala Dunia 2026: Lawan Potensial dari 16 Besar
Selasa / 30-06-2026, 19:25 WIB
Tulus Rilis Lagu Teh Hijau, Akhiri Penantian Empat Tahun dengan Karya Baru
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Spesifikasi Deepal S05 Impor Thailand: Tersedia Versi Listrik dan Hybrid
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Hakim Minta Kejagung Usut Rp4,8 Triliun Kasus Nadiem Pakai TPPU
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Prediksi Pantai Gading vs Norwegia di 32 Besar Piala Dunia 2026
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Pencairan JHT Usai PHK Tak Kena Pajak Progresif, Ini Penjelasan DJP
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Kadin Dorong Transformasi Digital Pemerintah untuk Perkuat Pelayanan Publik
Selasa / 30-06-2026, 19:21 WIB
Bos OJK Ungkap Alasan Transaksi Bursa Karbon RI Masih Rendah
Selasa / 30-06-2026, 19:20 WIB
Laporan Korupsi di BUMN Bakal Terhubung Langsung ke KPK
Selasa / 30-06-2026, 19:19 WIB






