Presiden sekaligus Chief Operating Officer (COO) Mitsubishi Motors, Keisuke Kishiura, menyatakan keinginannya untuk mengembalikan kejayaan Mitsubishi dengan menghidupkan kembali model-model performa tinggi legendaris.

Pernyataan itu disampaikan dalam sesi tanya jawab bersama pemegang saham. Kishiura secara spesifik menyebut nama Lancer Evolution, Galant, dan Diamante sebagai aset bersejarah yang berharga.

>>> Karyawan Rockstar Games Perjuangkan Pengakuan Serikat Pekerja Sebelum Rilis GTA VI

Meski demikian, ia menegaskan bahwa ambisi tersebut tidak bisa terwujud dalam waktu dekat.

Prioritas utama perusahaan saat ini adalah memperkuat posisi kompetitif dan memperbaiki kesehatan bisnis Mitsubishi secara global.

Menurut Kishiura, melahirkan kembali sosok 'Evo' adalah target jangka panjang. Hal itu baru bisa direalisasikan jika fondasi perusahaan sudah benar-benar kokoh dan tangguh di pasar.

Motorsport Juga Jadi Impian

Selain model produksi massal, diskusi juga melebar ke arah motorsport. Kishiura mengakui memiliki mimpi besar untuk melihat Mitsubishi kembali berlaga di ajang reli internasional.

Namun, langkah untuk terjun kembali ke kancah reli dunia baru akan dipertimbangkan setelah kinerja perusahaan menunjukkan perbaikan yang signifikan.

>>> Elon Musk Bantu Distribusi Global Film yang Disensor di Jerman

Harapan akan kembalinya Lancer Evolution sebenarnya bukan rumor baru. Beberapa tahun terakhir, spekulasi ini terus berhembus.

Kaoru Sawase, insinyur senior di balik sistem Super All-Wheel Control (S-AWC) Mitsubishi, juga pernah menyatakan bahwa menghidupkan kembali Evo adalah impian pribadinya.

Jika proyek ini benar-benar direalisasikan, Lancer Evolution diperkirakan akan hadir dengan wajah dan teknologi yang sangat berbeda dibandingkan generasi terdahulu.

Fokus utamanya kemungkinan besar adalah integrasi teknologi elektrifikasi, baik hybrid maupun listrik murni, yang dipadukan dengan sistem penggerak empat roda S-AWC khas Mitsubishi.

>>> Galaxy Z Flip 8 Dikabarkan Jadi Model Terakhir Seri Flip

Hal ini dilakukan untuk memastikan karakter performa dan pengendalian yang menjadi jati diri Evo tetap terjaga meski menggunakan teknologi modern.