>>> Seskab Teddy Ungkap Rahasia Fresh Graduate Cepat Dilirik HRD: Jangan Biarkan CV Kosong

Pihak travel sempat memberikan harapan dengan menjanjikan keberangkatan pada keesokan harinya.

Namun hingga mendekati jadwal penerbangan, para peserta belum juga menerima nomor kode booking maupun e-tiket yang sah.

Baru sekitar pukul 14.30 WIB mereka memperoleh kode booking untuk rute Batam–Jakarta, sedangkan tiket lanjutan menuju Manokwari masih belum jelas.

Akibat kondisi tersebut, rombongan akhirnya diberangkatkan secara terpisah dalam dua sesi penerbangan menuju Jakarta, yakni pukul 16.30 WIB dan 19.00 WIB.

Sesampainya di Jakarta, kepastian penerbangan lanjutan kembali tak kunjung diperoleh.

Para peserta bahkan diarahkan berpindah-pindah dari Terminal 2 ke Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, serta diminta berganti maskapai dari Batik Air ke Garuda Indonesia.

Puncak kekecewaan terjadi ketika mereka tiba di Terminal 3.

Pihak maskapai menyampaikan bahwa waktu check-in bagasi sudah ditutup.

Setelah dilakukan pengecekan lebih lanjut, diketahui bahwa kode booking yang dimiliki peserta ternyata belum dibayarkan oleh pihak travel sehingga tiket tidak dapat digunakan.

"Di situ waktu terakhir kami yang tidak mungkin lagi bisa berangkat. Kami mendesak pertanggungjawaban travel, namun mereka tidak mampu memberikan tiket," ujarnya.

>>> Mantan Ibu Negara Korsel Kim Keon Hee Divonis 7 Tahun Penjara karena Suap Perhiasan Mewah

Kegagalan tersebut membuat tim Paduan Suara Wanita Kepri kehilangan kesempatan tampil di Pesparawi Nasional XIV yang tahun ini mengusung tema “Aku Hendak Memuji TUHAN Pada Segala Waktu” (Mazmur 34:2a) dengan subtema “Puji-Pujian Membawa Perdamaian dan Persaudaraan di Tanah Papua.”