Subaru akan menaikkan harga garansi perpanjangan untuk kendaraan barunya mulai 1 Agustus mendatang. Kenaikan ini diumumkan melalui dealer bulletin dan berlaku untuk paket Subaru Added Security.

Pabrikan asal Jepang itu menyebut dua faktor utama sebagai penyebab kenaikan harga. Pertama, biaya tenaga kerja dan suku cadang yang jauh lebih tinggi.

>>> Tes ADAC: Sunshade Eksterior Paling Efektif Turunkan Suhu Kabin Mobil

Kedua, banyak negara bagian di AS yang mewajibkan penggantian klaim perbaikan di atas pedoman garansi Subaru.

Akibatnya, Subaru harus menaikkan harga agar perhitungan bisnis tetap berjalan. Kenaikan bervariasi tergantung model kendaraan.

Kenaikan Harga per Model

Untuk model BRZ, Impreza, Forester, dan Outback, harga garansi naik setidaknya 88 dolar atau rata-rata 8,3 persen.

Sementara itu, model Uncharted, Solterra, dan Trailseeker mengalami kenaikan 9,3 persen atau sekitar 50 dolar.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Ascent, WRX, Crosstrek Hybrid, dan Forester Hybrid, yakni sebesar 16 persen atau 182 dolar.

>>> Tes ADAC: Sunshade Eksterior Paling Efektif Turunkan Suhu Kabin Mobil

Meski begitu, masa perlindungan tetap mencapai 10 tahun atau 100.000 mil.

Terdapat dua jenis paket garansi: Classic Plan dan Gold Plus Plan. Classic Plan mencakup mesin, transmisi, dan sistem all-wheel-drive.

Gold Plus memperluas cakupan ke rem, sistem kelistrikan, suspensi, AC, dan kemudi.

Di tengah harga mobil baru di AS yang masih mendekati 50.000 dolar, kenaikan biaya kepemilikan ini berpotensi menekan penjualan atau membebani anggaran rumah tangga.

>>> Trump Minta Dana Rp15 Triliun untuk Pensiunan Delphi yang Terdampak Kebangkrutan GM

Harga mobil bekas juga masih tinggi akibat dampak pandemi dan kelangkaan semikonduktor.