PSV Eindhoven dikabarkan tengah mempertimbangkan langkah transfer untuk merekrut gelandang Jepang milik NEC Nijmegen, Kodai Sano, pada bursa transfer musim panas mendatang.

Klub asal Eindhoven itu sangat menghargai kemampuan pemain berusia 22 tahun tersebut, namun ada kekhawatiran internal bahwa kedatangannya dapat membatasi kesempatan bermain bagi talenta muda mereka, Noah Fernandez yang berusia 18 tahun.

>>> Real Madrid Pertahankan Endrick untuk Musim Depan di Bawah Mourinho

Sano masih terikat kontrak dengan NEC hingga pertengahan 2028 dengan nilai transfer diperkirakan mencapai 10,7 juta euro.

Ia juga menarik minat dari klub Bundesliga seperti VfB Stuttgart dan TSG Hoffenheim.

Pejabat klub Earnest Stewart dan Marcel Brands fokus pada pemain yang memiliki pengalaman terbukti di level tinggi, sesuai dengan preferensi pelatih Peter Bosz yang menginginkan kematangan taktis ketimbang skuad yang terlalu muda dalam perebutan gelar.

Data menunjukkan bahwa Fernandez memiliki kesamaan gaya bermain hingga 99 persen dengan Sano, sehingga muncul saran bahwa PSV dapat melibatkan gelandang muda Belgia itu dalam kesepakatan dengan Nijmegen.

Mantan manajer Aad de Mos mengungkapkan antusiasmenya terhadap kehadiran dinamis gelandang Jepang itu di lapangan dalam podcast Heet van de Herdgang.

"Mereka tipe yang sangat berbeda. Sano adalah pekerja keras.

Fernandez bermain dengan gaya elegan. Sano adalah pemain yang keluar dari lapangan dengan kotor karena kerja kerasnya.

Ia memiliki paru-paru yang luar biasa," ujar De Mos.

De Mos menyoroti bahwa kemampuan berpikir cepat ke depan Sano sangat cocok dengan sistem taktis agresif dan cepat yang diterapkan Bosz di PSV.

"Saya telah mengamatinya dalam beberapa pertandingan di NEC. Ia pemain yang luar biasa.