Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman memberikan apresiasi tinggi kepada Polri atas keberhasilan Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan mengungkap berbagai kasus penyelundupan dengan total nilai hampir Rp1 triliun.

Menurutnya, capaian itu merupakan catatan emas bagi Korps Bhayangkara dan menunjukkan respons cepat Polri dalam menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperketat pemberantasan penyelundupan demi stabilitas ekonomi nasional.

>>> Gol Injury Time Martinelli Bawa Brasil Lolos ke 16 Besar Piala Dunia 2026

"Saya selaku Ketua Komisi III DPR RI memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan acungan jempol kepada Polri, khususnya Satgas Gakkum Penyelundupan, atas respons yang sangat cepat, taktis, dan progresif dalam menindaklanjuti perintah Bapak Presiden RI," kata Habiburokhman dalam keterangan tertulis, Senin (29/6).

Habiburokhman menyebutkan bahwa dalam waktu empat hari setelah instruksi keluar, satgas yang dibentuk Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu telah menunjukkan kinerja nyata.

Keberhasilan tersebut meliputi pengungkapan 57 ribu unit handphone asal China, bawang putih, bawang merah, dan cabai kering asal China, India, dan Belanda seberat 25 ton, serta pakaian bekas impor asal Korea Selatan senilai Rp669 miliar.

Jika ditotalkan, nilai barang bukti hampir mencapai Rp1 triliun. Komisi III DPR mendukung penuh langkah tanpa kompromi yang dilakukan Polri.

>>> Jang Ki Ha dan Yoon Ga Yi Konfirmasi Hubungan Asmara

"Kami berharap momentum ini terus dijaga, dikejar sampai ke akar-akarnya, dan tidak kendor," ujar Habiburokhman.

Satgas Gakkum Penyelundupan Polri Dittipideksus Bareskrim Polri telah menyelamatkan keuangan negara hampir Rp1 triliun dari berbagai kasus impor ilegal dalam dua bulan terakhir.

Beberapa kasus yang diungkap antara lain penyelundupan handphone iPhone dan Android bekas.

Dari penggerebekan di empat lokasi di Penjaringan, Pluit, Jakarta Utara, dan Sidoarjo, Jawa Timur, pada 15 dan 16 April lalu, polisi menyita sekitar 50 ribu unit iPhone dan Android beserta sparepart, LCD, baterai, serta komponen lainnya dengan nilai mencapai Rp250 miliar.

>>> Jungkook BTS Tolak Lamaran Pernikahan Penggemar saat Siaran Langsung

Pada 17 April, satgas juga menggeledah dua gudang di Pontianak, Kalimantan Barat, dan menyita bawang putih, bawang merah, dan cabai kering seberat 23 ton yang dikirim dari China, India, dan Belanda dengan nilai perputaran usaha diperkirakan mencapai Rp24 miliar per tahun.