Pelatih timnas Brasil, Carlo Ancelotti, mengungkap alasan di balik keputusannya tidak langsung memainkan Neymar dalam laga melawan Jepang.

Ancelotti mengaku sempat menyiapkan sang bintang untuk masuk di babak perpanjangan waktu.

>>> Air Mata Vinicius Jr di Piala Dunia 2026, Pesan Nenek Bikin Hati Tersayat

Ia menjelaskan bahwa Neymar sebenarnya akan dimainkan lebih awal jika Brasil tidak berhasil menyamakan kedudukan.

“Saya sudah bicara dengannya, jika kami tidak imbang, dia akan masuk di menit 60 atau 65,” ujarnya dilansir dari O Globo.

Namun, situasi berubah setelah Brasil berhasil mencetak gol penyeimbang yang dicetak oleh Casemiro.

Pelatih asal Italia itu memilih tidak mengubah struktur tim karena merasa permainan sudah berada dalam kendali.

Keputusan tersebut akhirnya terbayar manis.

Gabriel Martinelli mencetak gol di masa injury time yang memastikan kemenangan sekaligus membawa Brasil lolos ke babak 16 besar Piala Dunia.

Pujian untuk Jepang dan Evaluasi Pemain

Ancelotti juga memberikan pujian terhadap performa tim secara keseluruhan.

>>> Polda Metro Jaya Siapkan Jawaban untuk Gugatan Praperadilan Roy Suryo

Eks Real Madrid itu menilai para pemain menunjukkan kerja sama solid baik di dalam maupun luar lapangan.

“Tim ini punya banyak opsi, baik di bangku cadangan maupun di lapangan. Para pemain bekerja bersama dengan sangat baik,” katanya.

Meski menang, Ancelotti mengakui laga berjalan sangat berat.

Jepang disebutnya sebagai lawan yang terorganisir dengan baik dan memiliki intensitas tinggi sepanjang pertandingan.

“Kami menghadapi pertandingan yang sangat menuntut. Jepang bukan lawan yang mudah, jadi kemenangan ini sangat berarti,” tambahnya.

Sementara itu, kondisi dua pemain kunci Brasil, Casemiro dan Lucas Paqueta, masih belum dipastikan.

>>> Polda Metro Jaya Siapkan Jawaban untuk Gugatan Praperadilan Roy Suryo

Ancelotti mengatakan tim medis akan melakukan evaluasi lanjutan untuk mengetahui kondisi terkini keduanya.